Di Kudus, Harga Cabai Mencapai Rp 60 Ribu per Kilogram

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tanaman cabai merah. ANTARA/Saiful Bahri

    Ilustrasi tanaman cabai merah. ANTARA/Saiful Bahri

    TEMPO.CO, Kudus - Harga jual cabai jenis merah besar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, saat ini tembus hingga Rp 60.000 per kilogram atau naik Rp 10.000 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya, sedangkan komoditas lainnya cenderung berfluktuasi.

    "Sepekan sebelumnya, harga jual cabai merah besar hanya Rp 50.000/kg dan awal Oktober 2016 lebih murah lagi karena hanya Rp35.000/kg," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus Sofyan Dhuhri di Kudus, Rabu, 26 Oktober 2016.

    Kenaikan harga jual cabai tersebut, lanjut Sofyan, diduga karena stok barang di pasaran yang semakin terbatas, sedangkan permintaan masih cukup tinggi.

    Untuk cabai lainnya, yakni cabai merah besar keriting pekan ini naik menjadi Rp 50.000/kg, dibanding pekan sebelumnya hanya Rp 48.000/kg.

    Sementara jenis cabai rawit merah pekan ini juga mengalami kenaikan menjadi Rp 43.000/kg, dibanding sebelumnya hanya Rp 40.000/kg, sedangkan cabai rawit hijau justru turun Rp 2.000 menjadi Rp 30.000/kg.

    Bantuan dana yang diterima petani cabai, diharapkan bisa menstabilkan harga jual cabai.

    "Informasinya, di Kudus sudah ada yang panen, namun ketika hasilnya tidak bagus tentu belum bisa menstabilkan harga jual di pasaran," ujarnya.

    Komoditas lain yang harga jualnya naik, yakni bawang putih dijual Rp 35.000/kg atau naik Rp 1.000.

    Sementara komoditas lainnya, kata dia, pekan ini cenderung berfluktuasi, karena sebagian ada yang stabil, mengalami kenaikan dan sebagian turun.

    Adapun komoditas yang harga jualnya mengalami penurunan, yakni minyak goreng curah pekan ini dijual Rp 11.500 per liter atau turun Rp500 dibanding sebelumnya.

    Komoditas daging ayam ras, kata Sofyan, awalnya memang cukup stabil dengan harga Rp 30.000/kg, namun sempat naik menjadi Rp 31.000/kg, hari ini justru turun menjadi Rp30.000/kg.

    Telur ayam ras, katanya, ikut turun menjadi Rp 18.000/kg, dibandingkan sebelumnya mencapai Rp 19.000/kg.

    Untuk komoditas yang harga jualnya cenderung stabil, yakni beras jenis IR 64 premium dijual Rp 9.500/kg, beras IR 64 medium dijual Rp 9.000/kg, gula pasir Rp 12.500/kg, daging sapi kuwalitas pertama dijual Rp 110.000/kg, daging sapi kualitas kedua dijual Rp 100.000/kg, daging ayam kampung Rp 50.000/kg, dan telur ayam kampung dijual Rp 40.000/kg.

    Sementara tepung terigu, beber Sofyan, merupakan salah satu komoditas yang harganya sangat stabil dengan harga Rp 7.500/kg dan garam halus Rp 8.000/kg.

    Pantaun harga jual berbagai kebutuhan pokok masyarakat tersebut, dilakukan di tiga pasar tradisional, yakni Pasar Bitingan, Pasar Kliwon, dan Pasar Jember.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.