KAI Operasikan Kereta Ambarawa Ekspress

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya Wiwik Widayanti (kanan) memberangkatkan Kereta Api Singosari Ekspres saat peluncuran di stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur 19 Agustus 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Kepala PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya Wiwik Widayanti (kanan) memberangkatkan Kereta Api Singosari Ekspres saat peluncuran di stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur 19 Agustus 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia operasikan Kereta Api Ambarawa Ekspress untuk melayani penumpang relasi Semarang Poncol-Surabaya Pasar Turi pulang-pergi.

    VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Agus Komarudin mengatakan, KA Ambarawa Ekspress tersebut memiliki kapasitas angkut penumpang dan kenyamanan yang lebih baik jika dibandingkan dengan kereta sebelumnya.

    “Lebih kepada melayani kebutuhan masyarakat masyarakat karena beroperasinya KA Ambarawa Ekspress ini,” kata Agus, Jakarta, Selasa (4 Oktober 2016).

    Dia menambahkan, KA Ambarawa Ekspress tersebut menggantikan Kereta Rel Diesel (KRD) Cepu Ekspres dan Blora Jaya. Rangkain KA Amabarawa Ekspress, paparnya, menggunakan rangkaian kereta bekas KA Menoreh Pasar Senen-Semarang Tawang.

    Adapun KRD Cepu Ekspres yang terdiri dari 4 kereta dalam satu rangkaian akan dimutasi untuk kereta relasi Rangkasbitung-Merak. Sementara KRD Blora Jaya akan dimutasi untuk KA cadangan KA Madiun Jaya.

    Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang Edy Kuswoyo mengatakan, satu rangkaian KA Ambarawa Ekspress memiliki stamformasi 8 kereta kelas ekonomi AC (air conditioner/pengatur suhu udara).

    Kemudian, dia memaparkan, tiap kereta memiliki 80 tempat duduk. Oleh karena itu, jumlah tempat duduk KA Ambarawa secara keseluruhan mencapai 640 tempat duduk. Adapun tarif tiket KA tersebut sebesar Rp80.000 per orang.

    Edy mengklaim, masyarakat yang biasa melakukan perjalanan Semarang-Surabaya tidak keberatan dengan tarif tersebut. Tarif KRD Cepu Ekspres dari Stasiun Semarang Poncol-Surabaya Pasar Turi, paparnya, berada pada kisaran Rp75.000 per penumpang.

    Sementara tarif KRD Blora Jaya sebesar Rp50.000 karena hanya sampai Stasiun Bojonegero dari Semarang Poncol.

    KRD Blora Jaya dan Cepu Ekspres, dia mengungkapkan, rata-rata tingkat keterisian atau okupansi selama ini mencapai 30%-50% per harinya. Adapun pada akhir pekan, rata-rata tingkat okupansi kedua KRD tersebut sekitar 75%-90%.

    Terkait dengan tingkat okupansi KA Ambarawa Ekspress, dia menginginkan, tingkat keterisiannya mencapai 75%-90%.

    Selama ini, dia mengungkapkan, rata-rata penumpang yang melakukan perjalanan dari Semarang-Surabaya atau sebaliknya adalah penumpang yang melakukan perjalanan bisnis dan wiraswasta.

    Jadwal keberangkatan KA Ambarawa Ekspress dari Stasiun Semarang Poncol pada pukul 07.00 WIB. KA tersebut berhenti di Stasiun Semarang Tawang, Ngrombo, Jambon, Kradenan, dan Doplang.

    Kemudian, KA tersebut juga berhenti di Stasiun Randulblatung, Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan, dan berakhir di Surabaya Pasar Turi.

    Dari Stasiun Pasar Turi, KA Ambarawa Ekspress berangkat kembali pukul 13.00 WIB dan melewati stasiun-stasiun yang sama hingga Stasiun Semarang Poncol pada pukul 17.53 WIB.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.