Dibuka Melemah, IHSG Perlahan Bergerak ke Zona Hijau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, nilai tukar rupiah yang terkoreksi terhadap dolar AS memberikan sentimen negatif bagi pasar saham domestik sehingga indeks BEI tertahan penguatannya. TEMPO/Tony Hartawan

    Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, nilai tukar rupiah yang terkoreksi terhadap dolar AS memberikan sentimen negatif bagi pasar saham domestik sehingga indeks BEI tertahan penguatannya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG dibuka turun 0,13 persen atau 7,19 poin ke level 5.355,12 dalam perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, hari ini, Rabu, 31 Agustus 2016. Sebelumnya, dalam perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 8 poin atau 0,16 persen ke level 5.362,32.

    Namun, pada pukul 09.05, IHSG bergerak naik 0,12 persen atau 6,17 poin ke level 5368,00. Selanjutnya, pada pukul 09.35, IHSG melanjutkan penguatan sebesar 1 persen ke level 5370,00.

    Dari sepuluh indeks sektoral yang diperdagangkan di Bursa Efek, sebanyak lima indeks menguat dipimpin oleh sektor pertambangan yang menguat 1 persen, disusul sektor infrastruktur yang naik 0,8 persen.

    Adapun lima sektor lainnya terpantau melemah, ditekan oleh sektor properti yang turun 0,4 persen, perdagangan 0,2 persen, serta sektor agrikultur dan konsumer yang sama-sama turun 0,1 persen.

    Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada mengatakan IHSG belum mampu untuk ikut menguat, di mana kembali bergerak melemah terbatas. Meski begitu, masih minimnya sentimen setelah pertemuan bank sentral di AS membuat pergerakan IHSG cenderung bergerak dalam area konsolidasinya. "Pelaku pasar pun masih dalam posisi jual untuk mengamankan posisi masing-masing," ujar Reza Priyambada dalam risetnya, Rabu, 31 Agustus 2016.

    Reza menjelaskan, tampaknya kini IHSG bersiap menguji support kuat di area 5.320, dengan perkiraan support 5.312-5.339, dan resistan 5.391-5.416. "Apabila gagal bertahan di area tersebut, IHSG mempunyai kecenderungan untuk kembali menguji level psikologis di area 5.200. Tetap waspada dan cermati sentimen yang ada," ujar Reza.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.