Gubernur BI: Dana Masuk ke Pasar Saham Rp 128 Triliun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo berfoto bersama dengan perwakilan 6 sanggar betawi DKI Jakarta, dalam acara peluncuran Program Pelestarian Kesenian Budaya Betawi, di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta, 4 Juni 2016. Tempo/Ghoida Rahmah

    Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo berfoto bersama dengan perwakilan 6 sanggar betawi DKI Jakarta, dalam acara peluncuran Program Pelestarian Kesenian Budaya Betawi, di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta, 4 Juni 2016. Tempo/Ghoida Rahmah

    TEMPO.COJakarta - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan dana yang masuk ke pasar saham Indonesia hingga 22 Juli 2016 mencapai Rp 128 triliun. Dibandingkan dengan tahun lalu, Agus mengatakan ada peningkatan.

    Menurut Agus, capital inflow sepanjang tahun lalu hanya Rp 55 triliun. Peningkatan jumlah dana yang masuk menunjukkan adanya sentimen positif terhadap Indonesia. "Terutama karena di sini inflasi terjaga, pertumbuhan ekonomi terjaga, dan defisit berkurang," kata Agus di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis, 28 Juli 2016.

    Sejak Januari hingga 18 Juli 2016, jumlah dana yang masuk mencapai Rp 110 triliun. BI mencatat tren peningkatan capital flow pada Juni ke Juli yang tumbuh dari US$ 2,77 miliar menjadi US$ 3,23 miliar. 

    Menurut Agus, implementasi kebijakan amnesti pajak juga turut mendukung aliran dana yang masuk. "Kami optimistis dengan Undang-Undang Tax Amnesty dan masuknya aliran dana yang cukup besar," katanya.
    Amnesti pajak sudah membuat dana senilai Rp 458 miliar masuk ke Indonesia melalui repatriasi. 

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.