Pupuk Indonesia Energi Dapat Pinjaman US$ 63,5 Juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pupuk Indonesia

    Pupuk Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pupuk Indonesia Energi (PI Energi), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), mendapatkan pinjaman kredit dari PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia sebesar US$ 63,5 juta dengan Rp 831,5 miliar untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik dan uap berbahan bakar gas bumi (PLTG) atau proyek Gresik Gas Cogeneration Plant.

    Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan di Jakarta, Rabu, 27 Juli 2016, antara Direktur Utama PI Energi Tentaminarto dan Presiden Direktur Bank Sumitomo Mitsui Indonesia Kazuhisa Miyagawa serta disaksikan Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Holding Company Indarto Pamoengkas.

    Direktur Utama PI Energi Tentaminarto mengatakan plafon pinjaman sebesar US$ 63,5 juta tersebut berjangka waktu delapan tahun dan dapat diperpanjang untuk tiga tahun berikutnya.

    Menurut Tentaminarto, pinjaman tersebut akan digunakan untuk membangun PLTG dengan kapasitas terpasang 22 megawatt listrik dan 160 ton uap per jam.

    Pembangkit tersebut akan memasok kebutuhan listrik dan uap pabrik Amonia-Urea II milik Petrokimia Gresik di Kawasan Industri Gresik.

    "Progres pembangunan hingga kini telah mencapai sekitar 32 persen. Proyek dimulai sejak akhir 2015 serta ditargetkan selesai September 2016 dan beroperasi penuh sekitar November 2017," ujarnya.

    Tentaminarto menjelaskan, perjanjian kerja sama kredit ini merupakan prestasi bagi PI Energi karena dalam usia perusahaan yang kurang dari setahun sudah mendapatkan kepercayaan dari bank berskala internasional untuk memperoleh pinjaman yang cukup besar.

    Sementara itu, Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Indarto Pamoengkas menuturkan saham PI Energi dimiliki Pupuk Indonesia (Persero) sebesar 50 persen, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang 10 persen, PT Petrokimia Gresik 10 persen, PT Pupuk Kalimantna Timur 10 persen, PT Pupuk Kujang 5 persen, PT Pupuk Iskandar Muda 5 persen, dan PT Rekayasa Industri 1 persen.

    Indarto menjelaskan, Pupuk Indonesia saat ini mempunyai sepuluh anak usaha, salah satunya PI Energi yang bergerak di bidang energi yang memproduksi dan memasok listrik ke pabrik-pabrik pupuk di lingkungan anak usaha.

    "Pupuk Indonesia Group terus mengembangkan proyek pabrik baru dan revitalisasi pabrik. Sejumlah proyek yang sedang berlangsung antara lain Pusri IIB di Palembang, Amurea II di Gresik, dan pengembangan NPK Cluster di Bontang," ujar Indarto.

    Selain itu, membangun sejumlah infrastruktur, seperti dermaga, dan gudang.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.