Rusak, Ahok Minta 4 Pompa Waduk Pluit Diperbaiki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok didampingi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta, 4 Juli 2016. TEMPO/LARISSA

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok didampingi Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta, 4 Juli 2016. TEMPO/LARISSA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta supaya empat unit pompa yang rusak di Waduk Pluit, Jakarta Utara, segera diperbaiki dan difungsikan kembali. "Memang sekarang ini sedang musim kemarau, tapi juga disaat bersamaan sedang terjadi fenomena La Nina. Jadi, hujan bisa turun kapan saja, dan pompa-pompa harus siap," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 15 Juli 2016.

    Menurut dia, kerusakan yang terjadi pada pompa-pompa tersebut kali ini bukan disebabkan adanya kesalahan aliran listrik dari PLN. Pompa tidak dapat berfungsi karena matinya trafo yang mengalirkan listrik ke pompa itu. "Meskipun demikian, tetap harus kami periksa lagi penyebab kerusakannya," ujar Gubernur yang biasa dipanggil Ahok itu.

    Sementara itu, dia menuturkan saat ini Jakarta sangat bergantung dengan Waduk Pluit karena sebagian besar aliran dari Kanal Banjir Barat mengalir ke Waduk Pluit, sehingga pompa-pompa tersebut harus selalu berfungsi.

    "Semua air kan dibuangnya ke Waduk Pluit supaya beban di Kanal Barat tidak terlalu berat. Sedangkan saat ini ada empat pompa yang mati di Waduk Pluit, jadi harus cepat diperbaiki supaya tidak terjadi banjir," tutur Basuki.

    Seperti diketahui, empat dari 10 unit mesin pompa di Waduk Pluit tidak berfungsi. Keempatnya berada di rumah pompa aliran tengah, sedangkan enam pompa di rumah pompa aliran barat dan timur berfungsi dengan normal.  Kerusakan itu sudah selama beberapa bulan terakhir. Pompa aliran tengah memiliki kemampuan menyedot air hingga 4,3 meter kubik per detik.

    Kemampuan pompa itu masih lebih rendah dibandingkan dengan pompa di sisi timur yang mencapai lima meter kubik per detik atau di sisi barat yang mencapai enam meter kubik per detik.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.