Bisa Bayar Tunai di Gerbang Tol Cikarang Utama, Ini Tarifnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana antrean kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, 13 Juli 2015. Diprediksi, H-3 akan menjadi pucak arus mudik dengan sekitar 100 ribu kendaraan melintas di Gerbang Tol ini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Suasana antrean kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, 13 Juli 2015. Diprediksi, H-3 akan menjadi pucak arus mudik dengan sekitar 100 ribu kendaraan melintas di Gerbang Tol ini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasamarga mengumumkan, pada Jumat kemarin hingga 11 Juli mendatang, gerbang tol Cikarang Utama melayani pembayaran tunai. "Untuk kelancaran, bayarlah dengan uang pas," tulis akun Twitter resmi @ptjasamarga, Sabtu, 9 Juli 2016.

    Untuk tarif di gerbang tol Cikarang Utama, bagi pengendara yang berasal dari gerbang tol Palimanan akan dikenakan Rp 109.500, dari gerbang tol Cileunyi dikenakan Rp 57.500, dari gerbang tol Pasteur dikenakan Rp 52.000, dan dari gerbang tol Cikampek dikenakan Rp 13.500.

    Kemarin, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna menyatakan, tarif tol untuk pemudik akan dibebaskan apabila kemacetan terjadi di jalur arus balik. Biaya tol tersebut, menurut Herry, akan digratiskan jika kemacetan di tol terjadi hingga 5 kilometer.

    Menurut Herry, pembebasan tarif tol akan dilakukan jika antrian kendaraan yang akan keluar tol tak bergerak meskipun telah dilakukan upaya pengalihan arus. Jika kemacetan sudah terurai, pengendara akan kembali dikenakan tarif normal seperti biasanya.

    Pembebasan tarif tol tersebut diusulkan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyusul kemacetan parah yang terjadi di gerbang tol Brebes Timur akibat sistem pembayaran tunai. Adapun ruas tol yang akan digratiskan, di antaranya mulai dari Brebes, Palimanan, hingga Cikarang Utama.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.