Tarik Turis Lokal, Takalar Gelar Festival Pulau Sanrobengi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelayan berpakain adat melepas ayam ke laut saat melaksanakan ritual pemberangkatan perahu patorani di Pantai Boddia, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, 11 Mei 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    Nelayan berpakain adat melepas ayam ke laut saat melaksanakan ritual pemberangkatan perahu patorani di Pantai Boddia, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, 11 Mei 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COJakarta - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan serta Pemerintah Kabupaten Takalar akan menggelar Festival Pesona Pulau Sanrobengi pada 20-22 Mei 2016.

    Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan Devo Khaddafi pada Selasa, 3 Mei, mengatakan Festival akan dipusatkan di Desa Boddia, Kecamatan Galesong, yang dikenal dengan keindahan pulau berpasir putih serta pemandangan bawah lautnya.

    Festival, antara lain, akan meliputi lomba tarik tambang perahu, lomba menghias perahu, lomba perahu tradisional jolloro, lomba fotografi, lomba Angngaru, lomba memancing, lomba layang-layang tradisional, lomba tari kreasi, dan lomba Tunrung Pakanjara. Selain itu, akan ada ritual keselamatan pelaut Takalar (Patorani), pementasan tari Paraga dan tari Pepeka Rimakka, pesta kembang api, dan pemecahan rekor makan telur ikan terbang.

    Pemerintah Provinsi dan Kabupaten ingin menggunakan ajang itu untuk menarik lebih banyak wisatawan lokal. "Untuk market-nya memang masih fokus untuk wisatawan lokal. Kami tentunya akan kembali membahas soal kemungkinan untuk lebih ke regional atau nasional sehingga gaungnya bisa lebih besar," kata Devo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.