UOB Berikan Venture Debt pada Start Up Asia Tenggara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Bank UOB Buana Armand B. Arief (tengah) seuasi Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta (15/4). TEMPO/Panca Syurkani

    Direktur Utama Bank UOB Buana Armand B. Arief (tengah) seuasi Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta (15/4). TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - InnoVen Capital (InnoVen), perusahaan patungan antara United Overseas Bank dan Temasek Holdings, akan memberikan venture debt kepada dua perusahaan rintisan (startup) e-commerce di Asia Tenggara.

    Perusahaan rintisan ini termasuk dari 20 perusahaan rintisan di Asia Tenggara dan India. Perusahaan tersebut bergerak di bidang e-commerce, financial technology, perusahaan e-commerce asal Thailand di bidang fashion.

    InnoVen akan memberikan pinjaman senilai total US$5 Juta untuk membantu KFit Holdings."UOB dibentuk oleh pemikiran maju dan telah mendorong pertumbuhan UKM dan berkomitmen memastikan perusahaan-perusahaan rintisan terbaik mendapatkan dana yang dibutuhkan," ujar Eric.

    Menurut laporan venture debt yang dikeluarkan oleh Ernst & Young, potensi pasar untuk venture debt di Singapura, Cina dan India pada 2015 hingga 2019 sejumlah US$2,2 Miliar.

    Pembiayaan venture debt merupakan bagian dari komitmen UOB untuk memberikan solusi finansial dari hulu ke hilir seperti equity crowdfunding, venture debt financing, termloans dan capital market solutions.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.