Menperin: Bisnis Hiburan Peluang Tumbuhnya Industri Kreatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian, Saleh Husin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Perindustrian, Saleh Husin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Menteri Perindustrian Saleh Husin menilai terus bergairahnya bisnis hiburan dan gaya hidup memberi peluang bagi industri penunjang, seperti industri kreatif cendera mata, garmen, dan kuliner.

    "Karakter penikmat hiburan salah satunya adalah mengoleksi barang-barang yang identik, misalnya merchandise pernak-pernik, kaus, dan tas. Selain itu, industri kuliner digerakkan oleh bisnis ini," kata Saleh melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, 11 Maret 2016.

    Hadirnya tempat hiburan yang terintegrasi juga diharapkan memberi tempat bagi pelaku industri kreatif untuk menawarkan produknya. Saleh menambahkan, kemitraan yang saling menguntungkan menjadi langkah nyata mendorong ekonomi masyarakat tumbuh.

    Selain industri kreatif, ekspansi pembangunan fasilitas penunjang bisnis hiburan juga diharapkan menyerap komponen produk dalam negeri, seperti baja konstruksi, produk kelistrikan, dan semen. "Di sisi lain, tenaga kerja juga terserap dan diharapkan berasal dari masyarakat sekitar," ujar Saleh.

    Menteri Saleh menyampaikan hal tersebut saat berada di Karawaci untuk menghadiri peresmian Mal MaxxBox, sebuah infotainment & lifestyle center milik Lippo Group. Peresmian dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan dihadiri pula oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, dan Ketua DPD Irman Gusman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!