Dipadati Turis Asing, Ternate Bagaikan Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah turis memasuki lokasi Eclipse Festival 2016 di Perbukitan Ngata Baru, Palu, Sulawesi Tengah, 7 Mart 2016. Perbukitan Ngata Baru menjadi salah satu lokasi pemantauan Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada Rabu, 9 Maret 2016. ANTARA/Yusran Uccang

    Sejumlah turis memasuki lokasi Eclipse Festival 2016 di Perbukitan Ngata Baru, Palu, Sulawesi Tengah, 7 Mart 2016. Perbukitan Ngata Baru menjadi salah satu lokasi pemantauan Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada Rabu, 9 Maret 2016. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerhana matahari total (GMT) di Ternate hari ini membuat daerah ini seperti Bali yang setiap hari dipadati wisatawan mancanegara.

    "Dalam tiga hari terakhir ini, Kota Ternate dipadati wisman, sama seperti yang terlihat di Bali. Kondisi seperti ini terjadi karena di Ternate ada GMT," kata Ketua Panitia Ternate Solar Eclipse (gerhana matahari) yang juga Sekretaris Kota Ternate, Taufik Soleman, di Ternate, Rabu, 9 Maret 2016.

    Sebanyak 2.153 turis asing datang ke Ternate untuk menyaksikan GMT, termasuk para ilmuwan yang akan meneliti GMT. Mereka datang dari Jepang, Australia, Amerika Serikat, Prancis, Tiongkok, Thailand, Slovenia, Jerman, dan Rusia.

    Menurut Taufik, kedatangan turis asing ini memberikan banyak manfaat kepada Ternate, antara lain menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pariwisata dan produk ekonomi kreatif, khususnya produk kerajinan.

    Pemerintah Kota Ternate berupaya memberi kesan yang baik, di antaranya dengan memberi pelayanan secara maksimal, termasuk dalam hal penyediaan akomodasi, festival budaya, dan pameran ekonomi kreatif.

    Ia mengatakan, khusus pada hari terjadinya GMT, Pemkot Ternate menyuguhkan tradisi membunyikan dolo-dolo (gentongan), yakni ritual kearifan loka yang dulu dilakukan masyarakat untuk mengusir raksasa yang akan menelan matahari saat gerhana matahari atau gerhana bulan.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!