Pelaku UMKM Bicarakan MEA di Coworking Unconference Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan), berjalan bersama Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono (kedua kiri), dalam pembukaan Konferensi Minyak Sawit (IPOC) 2015 di Nusa Dua, Bali, 26 November 2015. Konferensi ini diikuti lebih dari 1000 peserta dari 22 negara produsen minyak sawit. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan), berjalan bersama Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono (kedua kiri), dalam pembukaan Konferensi Minyak Sawit (IPOC) 2015 di Nusa Dua, Bali, 26 November 2015. Konferensi ini diikuti lebih dari 1000 peserta dari 22 negara produsen minyak sawit. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Coworking Unconference Asia 2016 akan digelar di Bali pada 24 Februari 2016 hingga 28 Februari 2016 mendatang yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta dari kalangan pelaku usaha dan media massa.

    Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Ubud Coworking & Community Space atau dikenal dengan Hubud dan Kumpul Coworking Space yang bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

    Risyana Muthia, Communication Manager Hubud, mengungkapkan pergerakan coworking sendiri sudah cukup lama dikenal di Benua Eropa dan Amerika Utara, sedangkan di Indonesia sendiri baru populer beberapa tahun lalu dan di Bali saat ini sudah ada 10 coworking space.

    “Kegiatan yang digelar kedua kalinya ini untuk membahas lebih dalam lagi pergerakan coworking di Indonesia bagaimana dampaknya terhadap perekonomian Indonesia, serta bagaimana kaitannya dengan implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” tuturnya dalam konferensi pers Coworking Unconference Asia 2016 di Denpasar, Kamis (18 Februari 2016).

    Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, Direktur Kerjasama Ekonomi Asean Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, mengatakan dalam penerapannya di Indonesia, MEA sering diartikan sebagai suatu ancaman dengan adanya pergerakan bebas tenaga kerja, barang, dan modal sehingga akan meraup pasar di Indonesia.

    “Padahal sebagai pasar tunggal, pelaku usaha Indonesia juga mampu meraup peluang yang sama di negara-negara Asean lainnya. MEA dianggap sebagai ancaman atau peluang tergantung pada kemampuan masing-masing individu untuk berdaya saing,” jelasnya.

    Dia menuturkan, coworking adalah cara kerja baru yang mengandalkan keterhubungan, kolaborasi, dan saling berbagi sumber daya.

    “Melalui coworking, individu dan UMKM akan lebih terdorong untuk berjejaring serta menciptakan inovasi sosial dan bisnis. Secara langsung juga mendukung kewirausahaan dan menunjang daya saing pelaku usaha Indonesia di era MEA ini,” paparnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!