Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,4 Persen pada 2015 lalu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan asing menuruni tangga kapal pesiar Sea Princess di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, 11 Agustus 2014.  2.400 wisatawan asing ini mengunjungi sejumlah tempat wisata di Jawa Tengah seperti Candi Borobudur, Kota Lama dan gedung Lawang sewu. TEMPO/Budi Purwanto

    Wisatawan asing menuruni tangga kapal pesiar Sea Princess di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, 11 Agustus 2014. 2.400 wisatawan asing ini mengunjungi sejumlah tempat wisata di Jawa Tengah seperti Candi Borobudur, Kota Lama dan gedung Lawang sewu. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada 2015 tercatat sebesar 5,4 persen, sedikit lebih tinggi dibanding 2014 yang sebesar 5,3 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jawa Tengah Jam Jam Zamachsyari mengatakan dari sisi produksi pertumbuhan paling tinggi terjadi pada  lapangan usaha jasa perusahaan yang tumbuh hingga 9,7 persen.

    "Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pembentukan modal tetap bruto sebesar 5,2 persen," ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (9 Februari 2016).

    Sepanjang kuartal IV/2015, ekonomi Jateng tercatat tumbuh sebesar 6,1persen bila dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,6 persen. Meskipun demikian, bila dibandingkan kuartal sebelumnya tercatat turun 2,6 persen.

    "Dari sisi produksi hal itu disebabkan oleh efek musiman pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mengalami penurunan 29,7 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan adnaya kontraksi pertumbuhan pada komponen konsumsi rumah tangga dan net ekspor," paparnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.