Penumpang Lion Mengamuk, Menerobos Pesawat Lion Lain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Khas TNI AU melintas di dekat pesawat Lion Air saat berjaga di landasan pacu terminal 3 Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 20 Februari 2015. Pasca penumpang Lion Air memblokir landasan pacu, pihak pengelola Bandara mengerahkan Pasukan Khas TNI AU untuk mengamankan Bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Pasukan Khas TNI AU melintas di dekat pesawat Lion Air saat berjaga di landasan pacu terminal 3 Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 20 Februari 2015. Pasca penumpang Lion Air memblokir landasan pacu, pihak pengelola Bandara mengerahkan Pasukan Khas TNI AU untuk mengamankan Bandara. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lagi-lagi, maskapai Lion Air mendapat masalah. Setelah ribut-ribut soal suara desahan di dalam kabin pilot, maskapai milik pengusaha Rusdi Kirana itu diamuk penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 21 November 2015.

    Puluhan penumpang mengamuk karena pesawat yang mereka tumpangi: JT898 rute Jakarta-Makassar seharusnya berangkat pukul 04.30 tapi delay sekitar tiga jam. "Masalah operasional," kata Kepala Humas Lion Air Andi Saladin.

    Andi mengaku belum tahu rincian masalah operasional pesawat jenis Airbus. Karena dia belum mendapat laporan dari bawahannya ihwal penyebab keterlambatan itu. "Saya belum tahu sampai sekarang," ucapnya.

    Karena delay berjam-jam itu, ujar Andi, penumpang pesawat JT898 menerobos masuk ke pesawat Lion Air lain: JT778 dengan rute yang sama dan berangkat pukul 08.15. "Mereka menerobos masuk sehingga timbul kegaduhan," katanya.

    Walhasil, pesawat JT778 pun ikut delay karena itu. Andi tak tahu persis berapa jumlah penumpang yang menerobos. Andi menyayangkan penerobosan itu. Soalnya maskapai telah menjalankan prosedur dengan memberi kompensasi jika delay terjadi.

    Setelah berjam-jam delay karena penerobosan itu, akhirnya kedua pesawat bisa berangkat ke Makassar. "Sekarang sudah terbang semuanya dari pukul 11.00 tadi," ucapnya.

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.