Tokopedia Berinovasi dengan Sistem Cash Back

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Businessdealentertainment.com

    Businessdealentertainment.com

    TEMPO.CO, Surabaya - Bisnis online Tokopedia menawarkan inovasi berupa sistem baru bernama Top Points untuk menggaet lebih banyak penjual dan pembeli pada tahun ini. Lewat sistem itu nantinya akan ditetapkan pembeli yang beruntung ketika melakukan transaksi dengan penjual yang direkomendasikan dengan tanda 'top'.

    "Nanti pembeli beruntung itu akan menerima cash back yang bisa digunakan pada pembelian berikutnya," kata bos Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, dalam Tokopedia Roadshow Surabaya, Kamis malam, 5 November 2015.

    Dalam kesempatan itu, Leontinus juga menyatakan bahwa Tokopedia sebagai bagian dari e-commerce terbukti tahan dari krisis ekonomi global. Menurutnya, pasang-surut bisnis online hanya bergantung sesuai pola hidup manusia.

    “Misal menjelang malam dan akhir pekan transaksi cenderung turun karena bank tutup dan para penjual memilih liburan,” katanya.

    Tokopedia juga tak khawatir sekalipun pemain online marketplace semakin banyak. Saat ini, Leontinus menambahkan, terdapat 400 ribu tenant yang aktif berjualan di Tokopedia. Item produknya didominasi aksesoris perempuan seperti bros atau kerudung, disusul barang elektronik seperti ponsel dan gadget lainnya.

    Meski begitu, Public Relations Tokopedia Siti Fauziah menambahkan, tren jual-beli di e-commerce masih dipengaruhi oleh perkembangan penjualan barang yang sedang populer di pasaran offline. Ia mencontohkan tren batu akik yang meledak setahun belakangan. “Di Tokopedia juga sempat booming batu akik selama kira-kira enam bulan,” ujarnya.

    Acara Tokopedia Roadshow ini merupakan yang ke-5 setelah gelaran di Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Semarang. Antusiasme pengunjung di Kota Pahlawan ditaksir melebihi kota-kota sebelumnya, yakni lebih dari 1.000 orang.

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.