Darmin: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyampaikan Sosialisasi Paket Kebijakan Ekonomi di Kantor Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, 15 Oktober 2015. TEMPO/Subekti.

    Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, menyampaikan Sosialisasi Paket Kebijakan Ekonomi di Kantor Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, 15 Oktober 2015. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV tahun ini bisa tembus di angka 5 persen. Menurut dia, pertumbuhan akan didorong oleh belanja pemerintah, investasi, dan kredit bank yang mulai meningkat.

    "Arahnya mulai berubah dari menurun jadi naik sedikit. Tapi itu modal yang bagus untuk ke depannya," kata Darmin saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, 6 Oktober 2015.

    Meski pada kuartal IV kontribusi realisasi belanja pemerintah akan cukup besar, Darmin memprediksi angkanya tak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. “Artinya year on year tidak banyak naiknya, karena basisnya juga sudah segitu,” katanya.

    Menurut dia, kenaikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III memberikan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia. Kemarin, Badan Pusat Statistik merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun ini mencapai 4,73 persen, naik dari kuartal sebelumnya yang hanya 4,67 persen.

    Darmin mengakui angka tersebut belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlambatan. Pada triwulan III 2014, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,92 persen.

    Menurut Darmin, hal tersebut disebabkan realisasi belanja pemerintah masih rendah. Selain itu, dia mengatakan pada periode tersebut pemerintah juga baru mengeluarkan dua paket kebijakan ekonomi. "Jadi sebenarnya mulai terlihat dampak-dampaknya, termasuk kredit perbankan itu Oktober," katanya.



    INGE KLARA SAFITRI

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.