Pemerintah Minta Konsultan Independen Terlibat di Masela  

Reporter

TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, JakartaKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral belum memutuskan nasib pengembangan Blok Masela di Maluku yang dijanjikan bakal rampung pada 10 Oktober 2015. Pemerintah justru menambah waktu karena ingin konsultan independen terlibat. "Menteri ESDM Sudirman Said meminta SKK Migas dan Dirjen Migas mencari konsultan independen soal Blok Masela," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi I.G.N. Wiratmaja Puja dalam pesan pendek pada Rabu, 7 Oktober 2015. 

Menurut Wiratmaja, keterlibatan konsultan independen dalam proyek lapangan abadi ini bertujuan agar pemerintah mendapatkan masukan yang tepat soal kajian dan evaluasi revisi pengembangan Blok Masela yang dikirim SKK Migas pada 10 September lalu. "Konsultan independen itu dengan reputasi world class yang dapat memberikan rekomendasi profesional," ujarnya. 

Perubahan yang diusulkan Masela adalah penambahan kapasitas kilang LNG dari 2,5 juta ke 7,5 juta metrik ton per tahun. Kilang tersebut juga bakal memproduksi LNG sebesar 1.200 juta kaki kubik per hari. Kondensat juga menjadi keluaran kilang ini dengan kapasitas 20.460 barel per hari.

Revisi didasari hasil temuan Inpex saat pengeboran bahwa cadangan terbukti Lapangan Abadi Blok Masela bertambah ke 10,73 triliun kaki kubik dari 6,05 triliun kaki kubik. Pembahasan perubahan rencana pengembangan sekaligus terkait dengan pengolahan LNG secara terapung ini sudah dilakukan sejak September 2014 oleh SKK Migas. 

Jika disetujui, desain awal FEED (Front End Engineering Design) langsung dibuat Inpex. Kemudian, perusahan bisa berlanjut ke tahap keputusan akhir investasi (final investment decision) yang ditargetkan rampung pada 2018. Produksi, menurut Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, baru bisa dimulai pada 2024.

Amien mengakui revisi membuat investasi turut membengkak hingga US$ 14 miliar. Angka ini naik dua kali lipat ketimbang estimasi perusahaan sebelumnya sekitar US$ 7 miliar. Namun pengembangan kapasitas gas alam cair secara terapung ini terbukti lebih efisien dan hemat biaya.

AYU PRIMA SANDI | ROBBY IRFANI






ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Berhak Menerima?

6 hari lalu

ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Berhak Menerima?

ESDM mengklaim penanak nasi listrik yang dibagikan kepada masyarakat itu sudah menggunakan sistem kelistrikan yang andal.


ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

55 hari lalu

ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

Kementerian ESDM menyatakan pembangunan PLTU yang sudah ada dalam proyek strategis nasional tetap dijalankan.


Menteri ESDM Buka Kemungkinan Harga BBM Turun: Insya Allah

10 September 2022

Menteri ESDM Buka Kemungkinan Harga BBM Turun: Insya Allah

Harga BBM bisa turun jika minyak dunia juga turun.


Alasan Kementerian ESDM Bantah Intervensi Vivo soal Harga BBM

5 September 2022

Alasan Kementerian ESDM Bantah Intervensi Vivo soal Harga BBM

SPBU Vivo di Jalan Raya Mabes Hankam Cipayung, Jakarta Timur, diserbu penggunaan kendaraan bermotor karena menjual BBM di bawah harga Pertalite.


Pembentukan BLU Batu Bara Terhambat Perdebatan soal Payung Hukum

9 Agustus 2022

Pembentukan BLU Batu Bara Terhambat Perdebatan soal Payung Hukum

Pembentukan BLU Batu Bara masih terhambat oleh penyusunan payung hukumm yakni antara perpres atau PP.


Pemerintah Dikritik Usai Tesla Beli Hasil Tambang Nikel RI

9 Agustus 2022

Pemerintah Dikritik Usai Tesla Beli Hasil Tambang Nikel RI

Koalisi LSM telah menyurati Tesla untuk tidak membeli nikel dari Indonesia.


Seberapa Serius Transisi Energi

28 Juli 2022

Seberapa Serius Transisi Energi

Transisi energi tak bisa ditunda lagi. Saat cadangan minyak dan gas kian menipis dan harganya semakin melambung.


Menteri ESDM: Harga Keekonomian Pertalite dan Pertamax di Atas Rp 30 Ribu

27 Juni 2022

Menteri ESDM: Harga Keekonomian Pertalite dan Pertamax di Atas Rp 30 Ribu

Harga Pertalite atau RON 90 masih dijual di angka Rp 7.650. Sedangkan Pertamax dijual Rp 12.500 per liter.


Alasan Pemerintah Tak Menaikkan Tarif Listrik untuk Pelanggan Bisnis

13 Juni 2022

Alasan Pemerintah Tak Menaikkan Tarif Listrik untuk Pelanggan Bisnis

Pemerintah tak menaikkan tarif listrik khusus pelanggan bisnis dan industri demi mendorong pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi.


Tarif Listrik Naik, ESDM: Diawasi Langsung oleh Jokowi

13 Juni 2022

Tarif Listrik Naik, ESDM: Diawasi Langsung oleh Jokowi

Pemerintah memutuskan menaikkan tarif listrik untuk pelanggan golongan di atas 3.500 VA.