Cina Harap Jusuf Kalla Dukung Proyek Kereta Cepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta peluru CRH380 Harmony bullet terlihat di garasi perawatan kereta cepat di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, Selasa (25/12). Cina membuka lintasan kereta cepat terpanjang di dunia antara Beijing dan selatan Guangzhou pada hari Rabu (26/12). REUTERS/Stringer

    Kereta peluru CRH380 Harmony bullet terlihat di garasi perawatan kereta cepat di Wuhan, provinsi Hubei, Cina, Selasa (25/12). Cina membuka lintasan kereta cepat terpanjang di dunia antara Beijing dan selatan Guangzhou pada hari Rabu (26/12). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Republik Rakyat Cina Xu Shaoshi hari ini menyambangi kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melobi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Kepada JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, Shousi menjelaskan proposal Cina mengenai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

    Menurut Shaosi, JK sangat memperhatikan dan mendukung kerja sama dalam pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Shaosi bersama JK bersepakat meningkatkan kerja sama kedua negara khususnya di bidang infrastruktur dan pembangunan kapasitas produksi.

    "Pak Jusuf Kalla memberikan tanggapan yang sangat positif mengenai kerja sama kedua negara," ucapnya saat ditemui di Kantor Presiden, Selasa, 11 Agustus 2015.

    Shaosi mengaku sangat terharu dan terdorong untuk melakukan program ini dengan baik. Ia ingin mengadakan diskusi yang cukup mendalam mengenai bagaimana meningkatkan kerja sama investasi dan perdagangan.

    Menurut Shaosi, pihaknya menunggu dukungan JK terkait dengan kerja sama dalam pembangunan kereta cepat. Shousi menilai JK adalah sahabat sangat baik bagi masyarakat Cina dan memberikan kontribusi maha besar bagi perkembangan persahabatan dan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.

    Tak hanya mengunjungi kantor Wakil Presiden, Shousi bersama rombongan mendatangi kantor Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk membicarakan investasi kereta cepat. Kemarin, Shousi juga melaporkan hasil studi kelayakan dan proposal kereta cepat ke Presiden Joko Widodo.

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.