BPJS Divisi Regional I Catat Pertumbuhan Meningkat 23,47%

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani warga di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sulsel, 1 Juli 2015. BPJS  akhirnya secara resmi beroperasi penuh mulai 1 Juli 2015, yang ditandai dengan tambahan program Jaminan Pensiun. TEMPO/Hariandi Hafid

    Petugas melayani warga di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sulsel, 1 Juli 2015. BPJS akhirnya secara resmi beroperasi penuh mulai 1 Juli 2015, yang ditandai dengan tambahan program Jaminan Pensiun. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional 1 mencatatkan pertumbuhan peserta meningkat 23,47% hingga Juni 2015.

    Adapun yang mencakup BPJS Kesehatan Divisi Regional 1 yakni Provinsi Aceh dan Sumatra Utara. Total peserta BPJS Kesehatan Divisi Regional 1 mencapai 12,56 juta jiwa pada Juni 2015, naik dari posisi 10,17 juta jiwa. Sedangkan jumlah peserta BPJS Kesehatan Aceh pada Juni 2015 mencapai 4,85 juta jiwa atau naik 13,31% dari posisi 4,28 juta jiwa.

    Kepala Departemen Hukum Komunikasi Publikasi Kepatuhan dan Keuangan BPJS Kesehatan Divisi Regional 1 Ismed mengatakan pertumbuhan tersebut di atas dari target yang diharapkan.

    "Hingga akhir tahun, target jumlah peserta untuk Aceh 4,99 juta jiwa. Saat ini target Aceh hampir terpenuhi, itu terjadi juga untuk Sumatra Utara," ungkapnya saat ditemui di Medan, Selasa (4 Agustus 2015).

    Sementara itu, target peserta BPJS Kesehatan Provinsi Sumatra Utara hingga akhir 2015 yakni 8,5 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang sudah mendaftar hingga Juni 2015 mencapai 7,71 juta jiwa, atau 31,12% naik dari posisi 5,88 juta jiwa.

    Ismed mengungkapkan tiga kabupaten/ kota terbanyak peserta di Sumut adalah Medan, Lubuk Pakam dan Tanjung Balai masing-masing mencapai 2,79 juta jiwa, 1,51 juta jiwa dan 1,19 juta jiwa.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.