Sambut Lebaran, Bandara Ahmad Yani Meningkatkan Pelayanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Garuda Indonesia mengisi bahan bakar di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. TEMPO/Arie Basuki

    Pesawat Garuda Indonesia mengisi bahan bakar di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. TEMPO/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandara Ahmad Yani Semarang memastikan akan meningkatkan pelayanan selama bulan Ramadhan hingga Lebaran mendatang, kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang Priyo Jatmiko.

    "Salah satu yang kami lakukan adalah memfungsikan terminal internasional menjadi terminal domestik selama Ramadhan hingga Lebaran," katanya di Semarang, Senin.

    Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan jumlah penumpang khususnya pada arus mudik mendatang.

    "Kami ingin memberikan pelayanan yang optimal pada penumpang yang mudik dengan menggunakan pesawat terbang. Dengan semakin bertambahnya terminal penerbangan domestik tentu kepadatan penumpang dapat terurai," katanya.

    Pengalihfungsian terminal dari internasional ke domestik tersebut akan dilakukan paling lambat mulai minggu depan. Pihaknya memrediksikan pada saat itu banyak masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik.

    Sementara itu, pihaknya juga sedang mempertimbangkan permintaan yang diajukan sejumlah perusahaan maskapai penerbangan mengenai penambahan durasi penerbangan.

    Diakuinya, seiring dengan tingginya permintaan masyarakat untuk layanan transportasi udara ini banyak maskapai yang berencana menambah durasi penerbangan.

    "Kami masih melihat jadwal penerbangan yang sudah berjalan. Mengenai penambahan durasi penerbangan ini harus disesuaikan dengan jadwal penerbangan yang sudah berjalan di hari normal," katanya.

    Selain itu, pihaknya juga harus memastikan apakah area apron bandara masih memadai jika ditambah oleh durasi penerbangan selama Lebaran. Pihaknya menjelaskan, untuk kondisi saat ini kapasitas apron di Bandara Ahmad Yani bisa untuk enam pesawat utama dan dua pesawat cadangan.

    "Kapasitas ini bisa dimaksimalkan menjadi 10 pesawat asalkan waktu terbang tidak bersamaan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.