Zanetti Sambangi Paviliun Indonesia di World Expo Milano

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Javier Zanetti. AP/ Lionel Cironneau

    Javier Zanetti. AP/ Lionel Cironneau

    TEMPO.CO, Jakarta - Paviliun Indonesia di World Expo Milano 2015 kembali disambangi legenda sepakbola Italia. Setelah sebelumnya kapten dan pelatih klub sepak bola Serie A Italia Internazionale Milan, Andrea Rocchia dan Roberto Mancini, kini giliran Javier Zanetti yang mencicipi keindahan nusantara.

    Pupi, sapaan Zanetti, mengaku kesengsem dengan keanekaragaman budaya dan kekayaan Indonesia. "Saya sudah tak sabar ingin ke Indonesia," kata dia di arena WEM seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Tempo pada Ahad, 31 Mei 2015.

    Zanetti  berkesempatan untuk merasakan kekayaan alam nusantara melalui kacamata Oculus. Tak ketinggalan, ia juga mencicipi masakan daerah yang disediakan di sana. Sebagai Duta WEM 2015, legenda sepakbola Italia itu diterima oleh Duta Besar RI untuk Italia, August Parengkuan. Turut mendampingi Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan Pradnyawati dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Indrasari Wisnu Wardhana.

    Kedatangan mantan pemilik kaus nomor 4 itu menjadi daya tarik pendongkrak pengunjung Paviliun Indonesia. Hingga 28 Mei 2015, Paviliun Indonesia dikunjungi oleh 164.163 dan atraksi Oculus digunakan oleh 9.831 pengunjung. "Ini sinyal positif bahwa Indonesia kian dikenal dunia," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak.

    Salah satu yang akan menjadi atraksi utama Paviliun Indonesia adalah kedatangan KRI Banjarmasin yang membawa 115 taruna Angkatan Laut, 136 anak buah kapal, 32 taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka memeringati World Ocean Day pada 7 Juni 2015 mendatang. Para kadet yang telah berlayar dari Indonesia ke Italia tersebut bakal menampilkan pertunjukan marching band Kirab Kota Genderang Suling 'Gita Jala Taruna'. “Ragam acara mendatang diharapkan dapat semakin memperkenalkan budaya dan keistimewaan nusantara ke kancah dunia,” kata Nus.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.