2014-2015, Grup Emirates Untung US$ 1,5 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emirates dikenal sebagai maskapai bergaya mewah dan elegan. Seragam mereka terdiri dari setelan berwarna beige klasik dan kerudung putih. Emirates bahkan mengadakan pelatihan penampilan dan riasan bagi staf selama dua minggu. Rantsofasassystew.com

    Emirates dikenal sebagai maskapai bergaya mewah dan elegan. Seragam mereka terdiri dari setelan berwarna beige klasik dan kerudung putih. Emirates bahkan mengadakan pelatihan penampilan dan riasan bagi staf selama dua minggu. Rantsofasassystew.com

    TEMPO.CODubai - Maskapai penerbangan internasional milik pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab, Grup Emirates, mengumumkan pada 2014-2015 perseroan mencetak laba sebesar 5,5 miliar dirham atau setara US$ 1,5 miliar. Laba itu meningkat 34 persen dibanding pencapaian grup pada 2013-2014. 

    "Perolehan laba perusahaan tahun ke-27 ini merupakan salah satu hasil dari performa terbaik kami yang mencerminkan kekuatan merek dan fondasi bisnis kami, yang juga merupakan bagian dari dedikasi dan talenta kami di lapangan," kata Chairman and Chief Executive Emirates Airline and Group Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Mei 2015. 

    Laporan keuangan tahun finansial yang berakhir pada 31 Maret 2015 itu diumumkan Grup Emirates pada 7 Mei 2015. Pendapatan kelompok usaha penerbangan sipil, kargo, dan layanan penerbangan tersebut pada 2014-2015 mencapai AED 96,5 miliar atau setara US$ 26,3 miliar, naik 10 persen dibanding pendapatan 2013-2014. Sedangkan neraca kas Grup Emirates menguat jadi AED 20 miliar atau setara US$ 5,5 miliar. 

    "Sepanjang tahun finansial 2014-2015, Grup Emirates secara kolektif telah menginvestasikan lebih dari AED 20,2 miliar atau setara US$ 5,5 miliar untuk peralatan dan armada baru, fasilitas modern, teknologi terkini, dan peningkatan mutu karyawan kami," ujar Ahmed. 

    Menurut Ahmed, fluktuasi harga minyak mentah dunia memberikan dampak penurunan biaya operasional pada pertengahan tahun kedua. Namun turunnya harga minyak mentah dunia itu tak berdampak pada keuntungan Grup Emirates karena dalam waktu bersamaan terjadi fluktuasi nilai tukar mata uang asing, wabah ebola, konflik di beberapa wilayah, dan perbaikan landasan selama 80 hari di Bandar Udara Internasional Dubai. 

    "Kami akan melanjutkan perjalanan kami yang stabil dan rasio pertumbuhan, bekerja lebih keras dalam memenuhi harapan pelanggan," tutur Ahmed. 

    Sejalan dengan peningkatan laba, Grup Emirates juga mengumumkan pembagian dividen sebesar AED 2,6 miliar atau setara US$ 700 juta kepada Investment Corporation of Dubai milik pemerintah Dubai selaku pemegang saham grup. 

    Adapun pada 2014-2015, Emirates mengangkut 49,3 juta penumpang, naik 11 persen dibanding capaian 2013-2014. Adapun tingkat keterisian tempat duduk mencapai 79,6 persen atau naik dibanding capaian sebelumnya yang hanya 79,4 persen. 

    KHAIRUL ANAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.