Sodetan Tarum Timur Dibangun, Petani Pantura Panen Tiga Kali

Reporter

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, panen padi di kawasan persawahan Sumberpucung, Malang, 26 Februari 2015. Menurut Amri, stok beras di Bulog sebanyak 1,3 juta ton, sedangkan kebutuhan beras nasional sebesar 32 juta ton, diharapkan dengan masuknya masa panen raya ini bisa menutupi kebutuhan beras nasional. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.COSubang - Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman memastikan membangun sodetan Tarum Timur di Subang, Jawa Barat. Sodetan tersebut, jika sudah berfungsi, akan mengubah sistem pengairan irigasi buat 12 ribuan hektare area persawahan di Pantai Utara (Pantura) Subang.

"Sudah pasti dibangun," kata Bupati Subang Ojang Sohandi saat dihubungi Tempo, Selasa sore, 24 Maret 2015. "Tadi saya sudah ketemu Pak Menteri (Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono)."

Pembangunan sodetan di ujung irigasi induk Tarum Timur di tapal batas Subang-Indramayu tersebut akan mengubah sistem pengairan di lahan seluas 12 ribuan hektare di Kecamatan Legon Kulon, Pusakanagara, Pusakajaya, dan Pamanukan.

"Semula petani di sana hanya bisa tanam satu kali, kelak akan bisa dua sampai tiga kali tanam," kata Ojang. Dampaknya, produksi padi akan meningkat secara signifikan. Sebelumnya, petani hanya bisa menghasilkan padi 7 ton dalam satu tahun. Setelah ada sodetan, mereka bisa panen sampai tiga kali dengan produksi padi 21 ton per tahun.

Sodetan Tarum Timur sudah diusulkan Pemerintah Kabupaten Subang sepuluh tahun lalu akibat petani di empat kecamatan tak kebagian kiriman air dari irigasi induk Tarum Timur. Hal ini terus menimbulkan konflik sosial di antara sesama petani di empat kecamatan, bahkan dengan petani di Indramayu.

"Sodetan Tarum Timur adalah solusi tepat yang direspons Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Subang akhir Desember 2014," kata Ojang. Jokowi melihat lokasi yang akan dijadikan sentra pengaturan air sodetan Tarum Timur tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Subang, Hendrawan, mengatakan, jika sodetan Tarum Timur sudah terwujud, target produksi padi yang dibebankan pemerintah pusat ke Subang sebanyak 1,6 juta ton akan terealisasi. "Saya optimistis pasti bisa," ujar Hendrawan. Ia mengatakan bahwa produksi gabah kering giling Subang adalah salah satu sentra pangan di Jawa Barat dan nasional.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Besta Besuki mengimbuhkan, pembangunan sodetan Tarum Timur saat ini sudah masuk tahapan penelitian akhir. "Anggarannya masuk dalam pembahasan APBN Perubahan 2015," ujar Besta. Pembangunan konstruksinya dipastikan dimulai 2016.

NANANG SUTISNA






Pasca-erupsi Semeru, Giliran Akses Jalan Gladak Perak Ambles karena Hujan

27 hari lalu

Pasca-erupsi Semeru, Giliran Akses Jalan Gladak Perak Ambles karena Hujan

Gladak atau jembatan itu sudah pernah runtuh pascaerupsi Gunung Semeru 2021 dan kini sedang dalam pembangunan kembali.


Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Moratelindo Bantah Ikut Terlibat Proyek

28 hari lalu

Dugaan Korupsi BTS Kominfo, Moratelindo Bantah Ikut Terlibat Proyek

Moratelindo menyatakan tidak pernah mendaftarkan diri sebagai peserta lelang sehubungan dengan proyek pengadaan penyediaan infrastruktur BTS 4G


Ketua Satgas Sebut Proyek Pembangunan IKN Sudah Dimulai, Apa Saja ?

13 September 2022

Ketua Satgas Sebut Proyek Pembangunan IKN Sudah Dimulai, Apa Saja ?

PUPR menyebut sejumlah proyek pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah dimulai.


7 BUMD DKI Tawarkan 15 Proyek Infrastruktur pada Jakarta Investment Forum 2022

30 Agustus 2022

7 BUMD DKI Tawarkan 15 Proyek Infrastruktur pada Jakarta Investment Forum 2022

DKI Jakarta menawarkan 15 proyek infrastruktur pada ajang Jakarta Investment Forum 2022 yang diadakan bersamaan U20 Mayor Summit.


PII Berikan Penjaminan ke 42 Proyek Infrastruktur Senilai Rp 476 Triliun

13 Juli 2022

PII Berikan Penjaminan ke 42 Proyek Infrastruktur Senilai Rp 476 Triliun

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia atau PII telah memberikan penjaminan kepada 42 proyek investasi dengan total nilai investasi Rp 476 triliun.


Dodi Reza Alex Disebut Memerintahkan Pengaturan Uang Jatah Proyek

9 Juni 2022

Dodi Reza Alex Disebut Memerintahkan Pengaturan Uang Jatah Proyek

Dodi Reza Alex disebut memerintahkan seseorang untuk mengatur persentase uang jatah bagiannya dari setiap proyek infrastruktur


MLFF Segera Gantikan E-Toll, Transaksi Lewat HP

19 Mei 2022

MLFF Segera Gantikan E-Toll, Transaksi Lewat HP

Sistem pembayaran jalan tol nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF) yang menggantikan e-toll bakal diuji-cobakan pada akhir 2022.


Jokowi Pamer Bisa Bangun 1.900 Kilometer Jalan Tol

14 April 2022

Jokowi Pamer Bisa Bangun 1.900 Kilometer Jalan Tol

Selama tujuh tahun menjadi Presiden, Jokowi mengatakan sudah ada 1.900 kilometer jalan tol terbangun.


Apa Kabar Terowongan Silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral?

24 Februari 2022

Apa Kabar Terowongan Silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral?

Terowongan Silaturahmi merupakan sebutan untuk penghubung antara dua rumah ibadah yang berbeda, yakni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta


Bupati Nonaktif Dodi Reza Alex Akan Jalani Sidang di PN Palembang

11 Februari 2022

Bupati Nonaktif Dodi Reza Alex Akan Jalani Sidang di PN Palembang

Dodi Reza Alex menjadi tersangka kasus dugaan suap pengerjaan empat proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin