Harga BBM Turun, Apa Kabar Bumbu Dapur?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang cabai di Pasar Senen, Jakarta, 16 Januari 2015. Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa memasuki pertengahan Januari 2015, harga cabai mulai mengalami penurunan di kisaran 8%-50%. Tempo/Tony Hartawan

    Pedagang cabai di Pasar Senen, Jakarta, 16 Januari 2015. Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa memasuki pertengahan Januari 2015, harga cabai mulai mengalami penurunan di kisaran 8%-50%. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi cukup berpengaruh terhadap harga bahan pokok. Di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, harga cabai, bawang merah, dan beberapa sayuran turun hingga 50 persen.

    Menurut Syafrudin, pedagang di Pasar Rawa Badak, harga cabai merah turun dari Rp 100 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Untuk bawang merah, harganya turun dari Rp 25 ribu menjadi Rp 15 ribu per kilogram. "Tapi harga bawang putih masih bertahan Rp 20 ribu per kilogram," kata dia kepada Tempo, Senin, 19 Januari 2015.

    Penjual bahan pangan di pasar itu, Darningsih, mengatakan ada beberapa komoditas yang harganya malah naik. Salah satunya wortel dan daun bawang yang harganya naik dari Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu per kilogram. (Baca: Harga BBM Turun, Bahan Pokok Tetap.)

    Pemerintah berharap penurunan harga BBM bisa menurukan banderol bahan pokok dan ongkos transportasi. Namun struktur pasar yang tidak sehat menjadi salah satu penyebab sulitnya pemerintah untuk menurunkan harga di pasaran yang kadung melambung.

    Menteri Koordinator Perekonomian Sofjan Djalil mengatakan distributor menjadi pihak yang selalu memainkan harga. Distributor kerap responsif menaikkan harga jika harga BBM naik, tapi enggan menurunkannya saat banderol BBM turun.

    AISHA SHAIDRA

    Berita Terpopuler
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian

    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara

    PKS: Andai Budi Gunawan Ketua KPK Jadi Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.