Jokowi: Minta Apa pun Saya Beri, Asal Swasembada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi oleh istrinya Iriana Widodo usai menghadiri acara  penandatanganan MoU antara NTT dengan DKI Jakarta dan Jawa Tengah di Kupang, NTT, 20 Desember 2014. Tempo/Jhon Seo

    Presiden Joko Widodo didampingi oleh istrinya Iriana Widodo usai menghadiri acara penandatanganan MoU antara NTT dengan DKI Jakarta dan Jawa Tengah di Kupang, NTT, 20 Desember 2014. Tempo/Jhon Seo

    TEMPO.CO, Subang - Presiden Joko Widodo menyatakan siap memenuhi apa pun permintaan demi mendukung tercapainya target swasembada pangan dalam waktu tiga tahun. "Minta apa pun saya beri," kata Jokowi seusai acara pemberian penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2014 di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Desa Sukamandi Jaya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat, 26 Desember 2014.

    Menurut Jokowi, dirinya akan menyediakan anggaran untuk sejumlah program guna mewujudkan swasembada pangan. Anggaran itu antara lain untuk pembelian traktor, pupuk, atau benih. "Saya beri semuanya," ujar Jokowi. Namun, Jokowi melanjutkan, swasembada harus bisa tercapai dalam periode tiga tahun. (Baca: Jokowi: Sawah Masih Luas, Beras Kok Impor)

    Menurut Jokowi, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyanggupi swasembada pangan tercapai sebelum tiga tahun. "Tiga tahun saya masih dengar ada impor karena stok kita kurang, saya pastikan Menteri Pertanian diganti. Ini perjanjian saya dengan Pak Menteri," ucap Jokowi. (Baca: Janji Jokowi untuk Swasembada Pangan)

    Meski begitu, Jokowi optimistis target swasembada pangan bisa dicapai sebelum tiga tahun. "Saya meyakini itu bisa kita lakukan," kata Jokowi. Menurut Jokowi, untuk mencapai swasembada pangan, para petani harus terus didampingi agar apa yang mereka hasilkan bisa maksimal.

    PRIHANDOKO

    Terpopuler
    Keliling Gereja, Aher Ucapkan Selamat Natal
    Menteri Pariwisata Target 10 Juta Wisman di 2015
    Penunggak Pajak Dicekal, Termasuk Bos Epiwalk
    Mabuk Lem, Anak Dicambuk Ibunya hingga Tewas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.