Selasa, 13 November 2018

Jokowi: Sawah Masih Luas, Beras Kok Impor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyerahkan bantuan traktor tangan kepada masyarakat tani di Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, Selasa, 25 November 2014. ANTARA/Agus Setyawan

    Presiden Jokowi menyerahkan bantuan traktor tangan kepada masyarakat tani di Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, Selasa, 25 November 2014. ANTARA/Agus Setyawan

    TEMPO.CO, Subang - Presiden Joko Widodo mengatakan kemandiran (swasembada) pangan nasional harus bisa terwujud dalam tiga tahun. Jokowi mengaku prihatin dengan kondisi Indonesia, yang memiliki lahan sawah yang luas. "Tapi beras dan pangan lainnya masih impor," kata Jokowi di Balai Besar Tanaman Padi, Subang, Jawa Barat, Jumat, 26 Desember 2014. Menurut Jokowi, dirinya pernah ditawari langsung oleh sejawatnya dari Vietnam soal pasokan beras. Tawaran itu, ujar Jokowi, muncul saat dirinya berada di Beijing, Cina. (Baca: Di Subang, Jokowi Serahkan Bantuan Traktor Petani)

    Di Subang, Jokowi menyerahkan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara kepada sejumlah tokoh yang berjasa dalam mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan. Penghargaan ini rutin diselenggarakan sejak 1979.

    Jokowi selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan menyerahkan penghargaan tersebut kepada delapan gubernur yang dinilai sukses sebagai pembina ketahanan pangan. Mereka adalah Ahmad Heryawan dari Jawa Barat, M. Zainul Majdi (Nusa Tenggara Barat), Irwan Prayitno (Sumatera Barat), Sinyo Harry Sarundajang (Sulawesi Utara), Anwar Adnan Saleh (Sulawesi Barat), Cornelis M.H. (Kalimantan Barat), Soekarwo (Jawa Timur), dan Hasan Basri Agus (Jambi).

    Selain itu, ada sepuluh bupati dan wali kota serta sepuluh kepala desa dari seluruh Indonesia yang mendapat penghargaan ini. Di luar kategori pembina, penghargaan itu juga diberikan untuk pelopor ketahanan pangan, pemangku ketahanan pangan, pelaku ketahanan pangan, dan pelayanan ketahanan pangan.

    FERY F | ANT

    Berita Terpopuler
    Mundur dari Dunia Hiburan, Artis Ini Pilih Mengaji 
    'King Suleiman' di ANTV Diprotes, Ini Sikap KPI 
    Tantang SBY, Max Sopacua: Saya Tak Mau Buang Waktu  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?