Ratusan Bendungan Akan Dibikin PLTA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangkit Listrik Tenaga Air Waduk Ir. H Djuanda, Jatiluhur, Jawa Barat, Jumat (29/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Pembangkit Listrik Tenaga Air Waduk Ir. H Djuanda, Jatiluhur, Jawa Barat, Jumat (29/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bekerja sama dengan PT PLN (Persero) membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan memanfaatkan sejumlah bendungan di seluruh Indonesia. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mudjiadi mengatakan kementerian sedang meneliti 203 bendungan untuk dijadikan PLTA. (Baca: Jokowi Diajak Lihat Bendungan Swadaya Warga Riau)

    "Kami sedang studi dan hasilnya akan diketahui nanti akhir Desember berapa potensinya," kata Mudjadi di kantor pusat PLN, Jakarta, Kamis, 27 November 2014. Hasil studi itu juga akan menentukan, berapa PLTA yang layak segera dibangun.

    Mudjiadi mengatakan saat ini baru 5,5 persen potensi bendungan yang dimanfaatkan menjadi listrik atau sekitar 5 Gigawatt. Menurut dia, potensi listrik tenaga air di Indonesia sebesar 70 Gigawatt. "Akan ditingkatkan lagi potensi dengan membangun (bendungan)," katanya. (Baca: Jokowi Ingin Bendungan Baru Jadi 49 Buah)

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan rencana pembangunan pembangkit listrik juga dimasukkan ke dalam setiap waduk yang akan dan sedang dikerjakan. Saat ini sebanyak 16 waduk yang sedang dikerjakan dan 49 bendungan yang akan dibangun oleh pemerintah.

    ALI HIDAYAT


    Terpopuler:
    Chatib Basri Bocorkan Cerita BBM Naik Era SBY
    Adnan Buyung Minta KPK Dibubarkan Saja
    Boy Sadikin Diusulkan Jadi Pendamping Ahok
    Jokowi: Siapa Bilang Melarang Menteri ke DPR
    Ical Dikudeta, Koalisi Prabowo Bisa Megap-megap


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.