Perusahaan Cina Bangun Pabrik Semen di Maros  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Fiqman Sunandar

    ANTARA/Fiqman Sunandar

    TEMPO.CO , Maros - Perusahaan semen asal Cina, Anhui Conch Cement Ltd, akan membangun pabrik semen di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Menurut Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Maros, Mustafa, Conch mendapatkan izin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Meneral. (Baca juga: Perpanjangan IUP Semen Bosowa Terganjal Aturan).

    Conch mendapatkan izin untuk mengolah kars dan tanah liat menjadi semen di atas lahan 514 hektare. Lokasinya berada di Desa Simbang, Kecamatan Simbang dan Desa Toddolimae, Kecamatan Tompobulu. "Conch mendapatkan izin sejak awal September, namun sebatas izin eksplorasi," kata Mustafa, Ahad, 16 November 2014.

    Nantinya, Conch akan membuat perusahaan baru bernama PT Conch Maros South Sulawesi Mineral. Mustafa mengatakan, perusahaan itu telah memenuhi syarat administrasi, lingkungan, dan finansial untuk mendapatkan izin eksploitasi. "Kami sedang proses. Penerbitan izinnya masih lama," ujar Mustafa. (Baca juga: Izin Proyek Pabrik Semen di Rembang Digugat).

    Menurut Mustafa, Conch memiliki hak untuk melakukan penelitian umum selama satu tahun, eksplorasi selama empat tahun, dan studi kelayakan selama dua tahun. Dengan demikian, butuh waktu lima tahun bagi perusahaan ini untuk mengantongi Izin Usaha Produksi dari pemerintah daerah.

    Bupati Maros, HM. Hatta Rahman, mengatakan Conch menawarkan kenaikan pendapatan daerah berupa kepemilikan saham 10 persen. Setelah beroperasi, pabrik semen ini akan menyerap 2 ribu tenaga kerja. "Conch terkenal sebagai produsen semen ramah lingkungan di Asia," kata Hatta. (Baca juga: Pabrik Semen Pati Butuh 2.600 Hektar Lahan Hutan).

    JUMADI

    Berita Terpopuler
    Ini Profil Mahasiswi yang Nyabu Bareng Dosen Unhas 

    Diplomasi Blak-blakan Jokowi Jadi Perhatian Dunia 

    Misteri Mahasiswi Nyabu Bareng Wakil Rektor Unhas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.