Tekan Inflasi, BI dan TPID Perkuat Koordinasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution (kedua kanan) memasuki ruang pada pembukaan Rakornas III Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2012 di Jakarta, Rabu (16/5). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution (kedua kanan) memasuki ruang pada pembukaan Rakornas III Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2012 di Jakarta, Rabu (16/5). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Guna menekan laju inflasi pada semester II tahun 2014, Bank Indonesia, pemerintah pusat, dan Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan koordinasi. Asisten Deputi Urusan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Sartono, mengatakan telah berkoordinasi dengan Perum Bulog dan pemerintah daerah untuk menggelar pasar murah guna menghambat melajunya inflasi.

    Selain itu, Kementerian Perekonomian juga berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera memperbaiki permasalahan infrastruktur yang berpotensi mempengaruhi distribusi komoditas pangan.

    Sartono meminta Kementerian PU untuk segera menyiapkan jalan dan transportasi massal. Perbaikan jalan di ruas jalur utama Pantura dan JORR wilayah II ditargetkan rampung pada akhir bulan Juni. "Ini usaha untuk mengurangi beban jalan tol wilayah Jakarta," kata Sartono di Jakarta, kemarin.

    Untuk memenuhi target tersebut, tutur Sartono, perbaikan jalan akan selesai sepuluh hari menjelang Lebaran. Sedangkan untuk transportasi massal, PT Kereta Api Indonesia akan menyediakan kereta dengan frekuensi 1.555 perjalanan dan menambah 32 perjalanan jarak pendek. Pada jalur laut akan ditambah lima armada baru. PT Garuda Indonesia akan berperan dengan menambah frekuensi penerbangan.

    Antisipasi juga dilakukan dengan menambah pasokan bahan bakar oleh Pertamina. "Jumlah BBM ditingkatkan10 persen dari konsumsi harian biasanya," kata Sartono.

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita lainnya:
    15 Fakta Warren Buffett, Investor Terkaya di Dunia  
    Ditahan, Dua Pejabat Kementan Dicopot Suswono  
    FSRU Lampung Alirkan Gas ke Industri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.