Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Irene 'Bikin' Amerika Merugi Lebih Dari US $ 2 Miliar  

image-gnews
Pusat kota New Brunswick, New Jersey, terlihat di dekat Sungai Raritan yang meluap Minggu  (28/8), akibat hujan lebat yang disebabkan badai Irene dan membuat banjir. AP/Mel Evans
Pusat kota New Brunswick, New Jersey, terlihat di dekat Sungai Raritan yang meluap Minggu (28/8), akibat hujan lebat yang disebabkan badai Irene dan membuat banjir. AP/Mel Evans
Iklan

TEMPO Interaktif, New Jersey - Pemerintah Amerika meperkirakan potensi kerugian ekonomi dari kerusakan akibat badai Irene di atas US$ 1 miliar. Perhitungan ini memang lebih rendah dari perkiraan kerugian sebelumnya yang diperkirakan di atas US$ 2 miliar. Akan tetapi, jumlah ini belum termasuk kerugian yang disebabkan banjir dan badai lainnya.

EQECAT memperkirakan kerugian yang disebabkan badai Irene antara US$ 200 juta hingga US$ 400 juta untuk wilayah utara dan selatan Carolina. Kerugian lebih banyak terjadi di bagian utara. Ditambah dengan perkiraaan kerugian di Caribbean sekitar US$ 300 juta hingga US$ 600 juta, EQECAT memperkirakan kerugian seluruhnya mencapai US$ 500 juta hingga US$ 1 miliar.

Badai Irene, yang adalah sebuah badai tropis yang membawa angin dengan kecepatan hingga 75 mph ini, meninggalkan kerugian hingga miliaran dolar bagi pemerintah Amerika untuk membangun kembali daerah pesisir timur yang rusak dan lumpuh.

Badai ini menyebabkan transportasi berhenti, listrik mati, industri-industri berhenti, infrastruktur rusak, dan banyak tempat tinggal yang hancur.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Salah satu akibat yang saat ini terasa adalah ribuan orang yang kehilangan akses listrik dan perbaikan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar. The Federal Emergency Management Agency (FEMA) memperkirakan ada 4 juta orang di pesisir timur Amerika yang mencoba bertahan tanpa kekuatan listrik. “Saya perkirakan beberapa orang akan segera mendapatkan listrik secepatnya, tetapi yang lain, akan mendapatkan beberapa hari kemudian,” kata Administrator FEMA, Craig Fugate.

Gubernur New Jersey, Chris Christie, kepada NBC juga mengatakan, kerugian akibat dari badai ini diperkirakan mencapai miliaran dolar. Ia juga menyatakan, tahun ini menjadi cuaca paling ekstrem di sejarah Amerika, dengan potensi kerugian hingga US$ 35 miliar karena banjir, tornado, dan gelombang panas. Kerugian badai Irene yang memiliki tingkat landfall 1 diperkirakan tidak akan melebihi kerugian yang disebabkan badai Katrina pada tahun 2005 dengan tingkat landfall 3 yang menyebabkan kerugian hingga US$ 81 miliar.

CNN/REUTERS/FRANSISCO ROSARIANS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Indonesia Tak Perlu Khawatir Resesi Ekonomi Global

11 Mei 2023

Indonesia Tak Perlu Khawatir Resesi Ekonomi Global

Anton menyarankan untuk memperkuat kekuatan domestik perekonomian Indonesia di antaranya dengan mengoptimalkan konsumsi rumah tangga sebagai motor penggerak utama perekonomian.


Jurus Jokowi Antisipasi Ancaman Resesi Global

5 September 2019

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait kondisi terkini Papua di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 22 Agustus 2019. Situasi Papua saat ini sudah berjalan normal kembali. Permintaan maaf sudah dilakukan, menunjukkan kebesaran hati untuk saling memghargai dan menghormati sebagai bangsa. Presiden juga memerintahkan Kapolri untuk menindak secara hukum tindakan diskriminasi ras etnis rasis secara tegas. TEMPO/Subekti.
Jurus Jokowi Antisipasi Ancaman Resesi Global

Pemerintah mengantisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang dikhawatirkan memicu potensi resesi semakin besar.


Trump Mau Potong Pajak Penghasilan Cegah Resesi Amerika Serikat

21 Agustus 2019

Presiden AS Donald Trump menyampaikan komentar tentang keamanan perbatasan dan penutupan pemerintahan parsial AS dari Ruang Diplomatik di Gedung Putih di Washington, AS, 19 Januari 2019. [REUTERS / Yuri Gripas]
Trump Mau Potong Pajak Penghasilan Cegah Resesi Amerika Serikat

Presiden Donald Trump mengatakan mulai mempertimbangkan untuk memotong pajak penghasilan untuk menghindari resesi Amerika Serikat.


Donald Trump Didemo, Obama Sedang Apa?  

23 Januari 2017

Donald Trump Didemo, Obama Sedang Apa?  

Jajak pendapat terbaru menunjukkan hanya 40 persen orang Amerika yang menyetujui Donald Trump.


Stimulus AS Dipangkas, Ekonomi Global Sehat  

30 Januari 2014

Dua wanita berjalan di depan toko yang sedang cuci gudang karena akan tutup di Los Angeles (12/2). Kongres Amerika menyepakati pemberian stimulus ekonomi sebesar US$ 789 miliar. Foto: AFP/Mark Ralston
Stimulus AS Dipangkas, Ekonomi Global Sehat  

"Tanpa stimulus moneter, pertumbuhan ekonomi global tentu lebih berarti."


The Fed Pangkas Stimulus Jadi US$ 65 Miliar  

30 Januari 2014

Ben S. Bernanke. AP/Alex Brandon
The Fed Pangkas Stimulus Jadi US$ 65 Miliar  

Dana stimulus US$ 65 miliar per bulan mulai berlaku pada Februari 2014.


Fed Kurangi Stimulus, IHSG Menghijau  

19 Desember 2013

Ilustrasi indeks/Bursa saham. REUTERS/Toru Hanai
Fed Kurangi Stimulus, IHSG Menghijau  

Setelah kepastian pencabutan stimulus moneter AS, IHSG di Bursa Efek Indonesia segera menghijau pada Kamis, 19 Desember 2013.


Hatta: Tapering Off Pasti Lemahkan Rupiah

19 Desember 2013

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa. TEMPO/Imam Sukamto
Hatta: Tapering Off Pasti Lemahkan Rupiah

"Memang kalau tapering off itu biasanya dolar menguat, akibatnya mata uang-mata uang regional melemah, termasuk rupiah."


Jelang Pengumuman The Fed, Wall Street Loyo  

18 Desember 2013

Ilustrasi Wall Street. AP/Richard Drew
Jelang Pengumuman The Fed, Wall Street Loyo  

"Investor pada dasarnya duduk di tangan-tangan mereka."


Shutdown AS Berakhir, Bank Indonesia Senang  

18 Oktober 2013

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. TEMPO/Imam Sukamto
Shutdown AS Berakhir, Bank Indonesia Senang  

Jika dibiarkan berlarut diyakini dapat memberikan dampak kepada ekonomi dunia.