Broker Asing Serbu Bursa Komoditas Sawit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa  trader memantau pergerakan harga komoditas di Bursa Berjangka Jakarta, Rabu (15/4). ANTARA/Andika Wahyu

    Beberapa trader memantau pergerakan harga komoditas di Bursa Berjangka Jakarta, Rabu (15/4). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) memperkirakan peningkatan volume ekspor pada minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada tahun ini.

    Megain Widjaja, Chief Executive Officer ICDX, mengatakan volume ekspor CPO yang saat ini mencapai 3.000-3.500 lot per hari akan meningkat menjadi 10 ribu lot per hari. "Kami optimis peningkatan volume ini tercapai," katanya di Jakarta, Senin, 23 Mei 2011.

    Megain menjelaskan peningkatan ini disebabkan partisipasi broker asing yang cukup tinggi. Sampai kini, jumlah perusahaan broker asing yang bermain di bursa Indonesia mencapai belasan. "Tinggal kita garap saja mereka dengan baik," ujarnya.

    Awalnya broker asing itu bermain di bursa Malaysia. Namun, Megain mengaku telah membujuk mereka untuk menanamkan investasi di Indonesia. Tujuannya, untuk membantu menjual komoditas CPO ke negara importir terbesar, seperti India, Cina, dan Eropa.

    "Kami punya strategi merangkul broker. Tapi, itu rahasia dapur," tutur Megain. Ia mengatakan peningkatan volume ekspor juga diikuti dengan harga ekspor yang tinggi. Hanya saja, ia tak menjabarkan secara terperinci perkiraan harga CPO ke depan.

    Megain berharap banyaknya broker asing juga mendongkrak volume ekspor komoditas emas dan karet. Hingga kini, volume ekspor emas mencapai 3.000-3.500 lots per hari. Diharapkan kedua komoditas itu bisa mencapai 10 ribu lot per hari.

    Adapun komoditas perak belum mampu mencapai pasar ekspor, lantaran belum memiliki dasar hukum dari pemerintah seperti komoditas lainnya. "Kalau perkembangan komoditas cokelat belum sepenuhnya kami ikuti," ujar Megain.

    Megain menambahkan perusahaannya terus berupaya meningkatkan volume perdagangan komoditas di Indonesia. Salah satunya, meminta pengusaha menjual komoditasnya melalui bursa. "Transaksi lewat bursa lebih terjamin. Kalau di luar bisa kena tipu," ujarnya.

    TRI SUHARMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.