BI: Pembobolan Bank Mega Kesalahan Personal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyimpulkan pembobolan dana milik PT Elnusa Tbk yang disimpan di PT Bank Mega Tbk murni kesalahan personal. Untuk sementara BI belum menemukan kesalahan prosedur yang dilakukan Bank Mega.

    "Masalah ada di pegawai bank yang bersangkutan dan Direktur Keuangan Elnusa," ujar juru bicara Bank Indonesia, Diffi Ahmad Johansyah, saat dihubungi Tempo, Senin (25/4).

    Hari ini BI memanggil manajemen Bank Mega untuk meminta keterangan masalah pembobolan dana deposito milik Elnusa. Pembobolan melibatkan Direktur Keuangan Elnusa, Santun Nainggolan, dan karyawan Bank Mega.

    Diffi belum mau menjawab detail hasil pertemuan dengan manajemen bank Mega, "Kami harus laporkan dulu." Ia mengimbuhkan akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengungkap pembobolan dana deposito Elnusa tersebut.

    Selain itu, bank sentral menyimpulkan sistem pengawasan yang berjalan di Bank Mega juga masih sesuai standar, namun Bank Indonesia akan terus memperdalam mengenai prosedur yang dimiliki Bank Mega.

    Dana deposito Elnusa yang hilang mencapai Rp 111 miliar dari total Rp 161 miliar yang disimpan di Bank Mega cabang Jababeka- Cikarang. Tersangka Santun Nainggolan kini sudah dipecat dan ditahan di kepolisian.

    DWITA ANGGIARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.