Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Segera Hadir di Subang Smartpolitan, Berikut Profil BYD Perusahaan Kendaraan Listrik

image-gnews
Booth BYD di PEVS 2024. (Foto: Gooto/Dimas Prassetyo)
Booth BYD di PEVS 2024. (Foto: Gooto/Dimas Prassetyo)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu perusahaan pionir secara global dalam industri kendaraan listrik, Build Your Dream (BYD), telah dikonfirmasi akan membuka fasilitas di Subang Smartpolitan, kawasan industri dan komersial. Keputusan untuk mendirikan pabrik kendaraan listrik di Subang Smartpolitan menunjukkan komitmen BYD dalam mendukung mobilitas berkelanjutan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. 

Kehadiran BYD di Subang Smartpolitan disambut oleh Abednego Purnomo, VP Sales, Marketing & Tenant Relations Subang Smartpolitan, yang menganggapnya sebagai bukti konkret daya tarik kawasan tersebut sebagai pusat industri terdepan, terutama di sektor otomotif.

Abednego menyatakan, "Dalam keselarasan dengan visi perusahaan untuk 'Membangun Indonesia yang Lebih Baik', kami yakin bahwa langkah ini akan memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi dan transisi menuju energi bersih."

Dengan memilih Subang Smartpolitan sebagai lokasi pabriknya, BYD menjadi tenant terbesar pertama di kawasan tersebut dengan luas area lebih dari 108 hektar. Hal ini menjadi pencapaian penting bagi Subang Smartpolitan, terutama dalam hal penjualan lahan industri. Lantas, bagaimana profil dari BYD?

Profil BYD

Menurut informasi resmi yang diterbitkan oleh perusahaan, BYD Co Ltd, atau yang dikenal sebagai Build Your Dream, adalah sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Shenzhen, Cina. Fokus utama perusahaan ini adalah memproduksi berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil, sepeda bertenaga baterai, bus, forklift, truk, serta perangkat seperti panel surya dan baterai isi ulang.

BYD mulai beroperasi pada bulan Februari 1995 dengan produk awalnya adalah baterai untuk ponsel. Dalam lebih dari 20 tahun perjalanannya, BYD telah mengembangkan lebih dari 30 kawasan industri di berbagai belahan dunia. Perusahaan yang didirikan oleh Wang Chuanfu ini juga memainkan peran kunci dalam industri elektronik, mobil listrik, energi baru, dan transportasi rel.

Inovasi adalah salah satu ciri khas BYD. Salah satu pencapaian terkenal mereka adalah pengembangan teknologi yang memungkinkan produksi baterai ponsel pada suhu ruangan, bukan lagi memerlukan ruangan pemanasan khusus. Berkat berbagai inovasi seperti ini, BYD telah menerima berbagai penghargaan dan peringkat bergengsi di tingkat global.

Contohnya, pada tahun 2010, BusinessWeek dan Fast Company masing-masing menempatkan BYD sebagai perusahaan paling inovatif di dunia, masing-masing di peringkat kedelapan dan keenam belas. Penghargaan lainnya diberikan oleh PV Magazine pada tahun 2017 berkat inovasi BYD dalam sistem penyimpanan baterai yang lebih canggih, terutama dalam hal modularitas, kapasitas pengisian dan pengurasan, serta efisiensi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sekilas Perjalanan BYD

Dalam sepuluh tahun pertama sejak pendiriannya, BYD mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Dalam periode tersebut, perusahaan berhasil mendominasi lebih dari separuh pangsa pasar baterai ponsel secara global. BYD bahkan menjadi produsen baterai isi ulang terbesar di Cina dan menempati posisi keempat terbesar di dunia pada saat itu.

Setelah sukses dalam produksi baterai, BYD memperluas operasinya ke industri otomotif dengan memasuki produksi mobil. Divisi produksi baterai ponsel kemudian diambil alih oleh anak perusahaan, BYD Electronic, pada 2007. Anak perusahaan ini tidak hanya melanjutkan produksi baterai ponsel, tetapi juga mempertahankan produksi komponen ponsel yang sudah dimulai sejak awal tahun 2000-an.

Sementara itu, dalam upaya pengembangan bisnis otomotifnya, BYD melakukan akuisisi terhadap Tsinchuan Automobile Co Ltd pada tahun 2002, yang kemudian diubah namanya menjadi BYD Automobile Co Ltd. Pada tahun 2010, anak perusahaan ini telah menjadi produsen mobil dengan penjualan terbesar keenam di Tiongkok.

Sebagai perusahaan produsen baterai terkemuka, BYD Auto kemudian menggunakan baterai yang diproduksi oleh perusahaan induknya untuk memproduksi mobil listrik sejak tahun 2017, selain mobil berbahan bakar bensin. Beberapa mobil listrik yang telah diluncurkan di pasaran Indonesia termasuk BYD Atto 3, BYD Dolphin, dan BYD Seal.

Selain fokus pada kendaraan listrik, BYD juga mengembangkan bisnis dalam bidang kereta api perkotaan. Mereka memperkenalkan prototipe monorel bernama "Skyrail" pada tahun 2016, dan jalur pertama Skyrail dibuka di Yinchuan, Tiongkok pada tahun 2018. Sejumlah kota di Tiongkok lainnya, seperti Guilin, Shantou, Guang’an, dan Bengbu, juga menunjukkan minat pada proyek ini. Pada tahun 2019, permintaan pun datang dari sejumlah kota di seluruh dunia.

ANGELINA TIARA PUSPITALOVA  | HENDRIK KHOIRUL MUHID

Pilihan Editor: Mobil Listrik BYD Masuk Pasar Indonesia, Ini Profil Perusahaan Asal Shenzen China

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

22 jam lalu

Menteri Pertahanan sekaligus Calon Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Istana Negara dan lapangan upacara 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, 18 Maret 2024. Foto: Tim Media Prabowo
Terkini: Prabowo Disebut-sebut akan Serahkan Pembangunan IKN ke Gibran? KAI Hadirkan Promo Juleha untuk Keberangkatan Sampai Akhir Juli

Proses pembangunan di IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur terus menjadi sorotan menjelang upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.


Ekonom INDEF Sebut Kebijakan BMAD Keramik Bisa Picu Tindakan Balasan dari Cina

1 hari lalu

Jurnalis merekam gudang penyimpanan produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Ekonom INDEF Sebut Kebijakan BMAD Keramik Bisa Picu Tindakan Balasan dari Cina

Ekonom INDEF menilai realisasi BMAD atas produk keramik impor bisa memicu tindakan balasan dari Cina.


Asaki Klaim BMAD Keramik Impor Cina Tidak Bertentangan dengan Aturan WTO

1 hari lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Asaki Klaim BMAD Keramik Impor Cina Tidak Bertentangan dengan Aturan WTO

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) menyebut Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) keramik impor asal Cina sesuai aturan.


Bea Masuk Perlu Waktu Penyelidikan, IDEAS Sarankan Pemerintah Berlakukan Kembali Pertek Produk Tekstil

1 hari lalu

Petugas kepolisian berjaga di gudang penyimpanan pakaian impor bekas di kawasan Pulogebang, Jakarta, Senin (1/8). Direktorat kriminal khusus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap penyelundupan pakaian bekas dan tekstil impor ilegal dengan mengamankan 12 tersangka dan menyita 2.216 bal pakaian bekas. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Bea Masuk Perlu Waktu Penyelidikan, IDEAS Sarankan Pemerintah Berlakukan Kembali Pertek Produk Tekstil

IDEAS sarankan pemerintah berlakukan kembali pertimbangan teknis (pertek) untuk produk tekstil impor. Bea masuk perlu waktu penyelidikan.


10 Negara Terbesar di Asia Berdasarkan Luas Wilayahnya

1 hari lalu

Setiap wilayah di benua Asia terdiri dari beberapa negara dengan keunikan masing-masing. Berikut daftar negara di benua Asia dan ibu kotanya. Foto: Canva
10 Negara Terbesar di Asia Berdasarkan Luas Wilayahnya

Dari banyaknya negara di benua Asia, terdapat 10 negara terbesar di Asia berdasarkan luas wilayahnya. Indonesia menjadi salah satunya.


Waduh, Penumpang Ini Bawa 104 Ular Hidup di Saku Celana Lewat Pelabuhan

2 hari lalu

Seorang penumpang bawa 104 ular di celana (China customs)
Waduh, Penumpang Ini Bawa 104 Ular Hidup di Saku Celana Lewat Pelabuhan

Pria tersebut memasukkan ular ke dalam saku ketika dia mencoba melewati pos pemeriksaan tanpa terdeteksi.


Cara Mengatasi Baterai HP yang Cepat Habis, Kurangi Kecerahan Layar

2 hari lalu

Pengisian baterai HP sambil digunakan dapat membuat HP panas. Berikut ini adalah 6 penyebab HP panas saat dicas beserta cara mengatasinya. Foto: Canva
Cara Mengatasi Baterai HP yang Cepat Habis, Kurangi Kecerahan Layar

Ada beberapa cara mengatasi baterai HP yang cepat habis. Di antaranya adalah mengurangi kecerahan layar hingga menonaktifkan notifikasi.


Kemenperin Jelaskan soal Bea Masuk Antidumping 200 Persen: Khusus untuk Perusahaan yang Tidak Kooperatif

3 hari lalu

Jurnalis merekam gudang penyimpanan produk keramik dan tableware ilegal saat Ekspose Barang Hasil Pengawasan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 20 Juni 2024. Kemendag akan memusnahkan sebanyak 4.565.598 biji produk keramik dan tableware senilai Rp79.897.965.000 asal Cina karena tidak memiliki Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) dan Nomor Pendaftaran Barang (NPB) SNI. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi
Kemenperin Jelaskan soal Bea Masuk Antidumping 200 Persen: Khusus untuk Perusahaan yang Tidak Kooperatif

Kemenperin menjelaskan memang ada Bea Masuk Antidumping (BMAD) tertinggi sebesar 199 persen, tapi untuk eksportir yang tidak kooperatif.


Bocoran Terbaru Realme GT 7 Pro: Bakal Miliki Baterai 6.000mAh dan Pengisian Daya 100W

4 hari lalu

Logo Realme. Istimewa
Bocoran Terbaru Realme GT 7 Pro: Bakal Miliki Baterai 6.000mAh dan Pengisian Daya 100W

Rumor sebelumnya menunjukkan Realme GT 7 Pro dapat menjadi ponsel Snapdragon 8 Gen 4 pertama yang memasuki pasar global.


Gambar Resmi OnePlus Pad 2 yang Akan Iringi Peluncuran Nord 4

4 hari lalu

OnePlus Pad 2. gsmarena.com
Gambar Resmi OnePlus Pad 2 yang Akan Iringi Peluncuran Nord 4

OnePlus Pad 2 dirumorkan menjadi versi global dari OnePlus Pad Pro yang telah hadir di Cina sejak akhir bulan lalu.