Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

27 Oktober Hari Listrik Nasional Plus HUT PLN ke-78, Begini Sejarahnya

image-gnews
Gedung PLN Pusat di Jakarta.
Gedung PLN Pusat di Jakarta.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Di Indonesia, Hari Listrik Nasional dirayakan setiap 27 Oktober untuk memperingati berdirinya Perusahaan Listrik Negara atau PLN pada 1945. Mengutip dalam laman esdm.go.id pada saat itu perusahaan listrik dan gas yang awalnya dikuasai Jepang, kembali direbut direbut oleh para pemuda dan buruh listrik, perusahaan-perusahaan tersebut kemudian diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia. 

Pemerintah menetapkan No. 1 tanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas. Kemudian 27 Oktober kemudian diperingati sebagai Hari Listrik Nasional yang tidak hanya milik PLN namun milik seluruh pemangku kelistrikan dan seluruh masyarakat Indonesia. Sejarah kelistrikan Indonesia dimulai pada akhir abad ke 19 pada saat perusahaan Belanda seperti pabrik gula dan pabrik teh mulai mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri. 

Kelistrikan yang digunakan untuk umum mulai ada ketika perusahaan swasta Belanda yaitu N V. Nign, yang semula bergerak di bidang gas memperluas usahanya di bidang penyediaan listrik untuk umum. Pada 1927 pemerintah Belanda membentuk s'Lands Waterkracht Bedriven (LWB), yaitu perusahaan listrik negara yang mengelola PLTA Plengan, PLTA Lamajan, PLTA Bengkok Dago, PLTA Ubrug dan Kracak di Jawa Barat, PLTA Giringan di Madiun, PLTA Tes di Bengkulu, PLTA Tonsea lama di Sulawesi Utara dan PLTU di Jakarta.

Setelah Jepang jatuh ke tangan Sekutu dan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pemuda dan buruh listrik dan gas untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang dikuasai Jepang. Kemudian pada September 1945 delegasi dari buruh atau pegawai listrik dan gas menghadap pimpinan KNI Pusat yang pada waktu itu diketuai oleh M. Kasman Singodimedjo untuk melaporkan hasil perjuangan mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mereka bersama dengan Pemimpin KNI Pusat memiliki inisiatif untuk bertemu Presiden Sukarno untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan itu kepada Pemerintah Republik Indonesia. Lalu pada 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW. Namun pada 1 januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas berubah menjadi BPU-PLN (Bada Pemimpin Umum Perusahaan Listrik Negara).

YOLANDA AGNE  I  VALMAI ALZEN AKARLA  

Pilihan Editor: Greenpeace Tolak PLN Batasi Kapasitas Pembangkit Listrik tenaga Surya Masyarakat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PLN Siapkan 19 Aspek dalam Inisiasi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

16 jam lalu

Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia Evy Haryadi dan Ketua Panitia Pelaksana Electricity CONNECT Arsyadany G. Akmalaputri dalam peluncuran Electricity CONNECT 2024 dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-79 di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Bagus Pribadi
PLN Siapkan 19 Aspek dalam Inisiasi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Evy Haryadi mengatakan ada 19 aspek yang harus disiapkan pemerintah dalam inisiasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang telah masuk ke dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2033.


Tolak Pengembangan Geothermal, Puluhan Warga Demo di Kementerian ESDM

18 jam lalu

Aliansi Nasional Tolak Geothermal melakukan aksi di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 17 Juli 2024. Mereka menolak pengembangan proyek geothermal di Indonesia. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Tolak Pengembangan Geothermal, Puluhan Warga Demo di Kementerian ESDM

Sejumlah warga dari beberapa wilayah lingkaran proyek geothermal di Indonesia mendatangi Dirjen EBTKE Kementerian ESDM.


PLN Siap Suplai Listrik Hijau melalui Layanan GEAS

1 hari lalu

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, PLN terus mendukung perubahan industri yang mengarah ke nol emisi dengan menyediakan layanan Green Energy as a Service, langkah ini selaras dengan upaya Pemerintah memenuhi target Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060. Dok. PLN
PLN Siap Suplai Listrik Hijau melalui Layanan GEAS

PT PLN (Persero) siap memenuhi kebutuhan listrik hijau untuk sektor industri di Indonesia. Upaya ini terwujud dalam layanan Green Energy as a Service (GEAS) sebagai komitmen penyediaan listrik bersih dari pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) bagi industri.


PLN Jabarkan Upaya Transisi Energi di Green Energy Buyers Dialogue

2 hari lalu

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Rachmat Kaimuddin saat cara Green Energy Buyers Dialogue yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta, Jumat12 Juli 2024. Dok. PLN
PLN Jabarkan Upaya Transisi Energi di Green Energy Buyers Dialogue

PLN terus mengembangkan pembangkit energi baru terbarukan. Skenarionya tertuang dalam Accelerated Renewable Energy Development.


Jokowi Pastikan RI Pasok Listrik ke Wutung Wilayah Perbatasan Papua Nugini

2 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyambut kunjungan Perdana Menteri Papua Nugini Jamaes Marape di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 15 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Pastikan RI Pasok Listrik ke Wutung Wilayah Perbatasan Papua Nugini

Presiden Jokowi memastikan bahwa Indonesia sudah memasok listrik ke Wutung di wilayah perbatasan Papua Nugini.


Bukan Hanya Donald Trump, Sukarno Juga Pernah Alami 7 Kali Percobaan Pembunuhan

3 hari lalu

Soekarno Presiden pertama Indonesia di Jakarta, saat para fotografer meminta waktu untuk memfotonya Presiden Sukarno tersenyum, dengan mengenakan seragam dan topi, sepatu juga kacamata hitam yang menjadi ciri khasnya. Sejarah mencatat sedikitnya Tujuh Kali Soekarno luput, Lolos, Dan terhindar dari kematian akibat ancaman fisik secara langsung, hal yang paling menggemparkan adalah ketika Soekarno melakukan sholat Idhul Adha bersama, tiba tiba seseorang mengeluarkan pistol untuk menembaknya dari jarak dekat, beruntung hal ini gagal. (Getty Images/Jack Garofalo)
Bukan Hanya Donald Trump, Sukarno Juga Pernah Alami 7 Kali Percobaan Pembunuhan

Penembakan Eks Presiden AS Donald Trump kena bagian telinga kanan saat berkampanye. Percobaan pembunuhan pernah beberapa kali dialami Sukarno.


PLN Operasikan Transmisi Baru 150 KV untuk Smelter Ceria Group

3 hari lalu

Petugas PLN saat melaksanakan energize atau penyalaan pertama transmisi yang menghubungkan GI 150 kV Kolaka milik PLN dengan Gardu Induk PT Ceria Nugraha Indotama (CNI), bagian dari Ceria Group. Dok. PLN
PLN Operasikan Transmisi Baru 150 KV untuk Smelter Ceria Group

Transmisi yang menghubungkan Gardu Induk Kolaka milik PLN dengan Gardu Induk PT Ceria Nugraha Indotama baru tahap pertama.


PLN Gelar Pertemuan untuk Apresiasi Pelanggan Industri

3 hari lalu

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM RI, Tirta Nugraha Mursitama saat acara Enterprise Customer Gathering. Dok. PLN
PLN Gelar Pertemuan untuk Apresiasi Pelanggan Industri

Pelaku industri mengaku telah merasakan pelayanan PLN yang semakin lebih baik.


Kilas Balik TNI Berbisnis di Era Presiden Sukarno dan Soeharto

3 hari lalu

Prajurit TNI bersiap mengikuti apel bersama Kepolisian dan Satpol PP di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021. Apel digelar dalam rangka pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Wilayah DKI Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Kilas Balik TNI Berbisnis di Era Presiden Sukarno dan Soeharto

Wacana agar prajurit TNI diperbolehkan kembali terlibat di dalam kegiatan bisnis muncul kembali.


PLN Bersama USAID Lakukan Akselerasi Transisi Energi

4 hari lalu

Penandatanganan kelanjutan Kerangka Acuan Kerja antara PLN dan United States Agency for International Development, yang dilakukan oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto (kedua dari kiri), Chief of Party USAID SINAR William R. Meade (tengah), dan Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo (kedua dari kanan). Dok. PLN
PLN Bersama USAID Lakukan Akselerasi Transisi Energi

Sejauh ini program kerja sama antAra PLN dengan USAID telah berkontribusi nyata bagi pengembangan sektor ketenagalistrikan.