Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Proyek Kereta Cepat Merah Putih, Pengamat Ini Ingatkan Tantangan Teknologi, SDM hingga Pendanaan

image-gnews
 Kereta Cepat Jakarta Surabaya Buatan Anak Bangsa. (Tangkapan Layar Youtube LPDP RI)
Kereta Cepat Jakarta Surabaya Buatan Anak Bangsa. (Tangkapan Layar Youtube LPDP RI)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Transportasi Perkotaan dari Universitas Lampung Aleksander Purba menanggapi soal pengembangan kereta cepat lokal atau proyek Kereta Cepat Merah Putih.

Proyek itu merupakan pengembangan rancang bangun dan prototipe kereta cepat hasil kolaborasi antara Departemen Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA, dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Terus terang saya baru mengetahui Kereta Cepat Merah Putih,” ujar Aleksander saat dihubungi pada Senin, 9 Oktober 2023.

Menurut Aleksander, pengembangan kereta cepat tidak mudah dan tidak murah, karena teknologi kereta cepat belum terlalu lama. Jepang, kata dia, yang merupakan pionir kereta cepat memulainya pada 1964, dikenal dengan Tokaido Shinkansen dan masih terus mengembangkannya hingga saat ini. 

Dia juga mengaku belum pernah mendengar Indonesia sudah atau sedang mengembangkan kereta berkecepatan 250 kilometer per jam, sebagai standar minimum kereta cepat. Namun, Aleksander mengatakan kajian kereta cepat di mana saja biasanya dilakukan bertahap. 

“Saya berpendapat kereta dengan kecepatan 150 kilometer per jam sudah sangat mumpuni dan tidak terlalu mahal. Setidaknya tidak semahal Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Kereta Cepat Whoosh,” tutur Aleksander.

Selain itu, Aleksander juga belum mengetahui kemampuan dari PT INKA soal produksi kereta cepat. Namun, dia berujar, jika hal itu benar-benar terwujud, tentu akan menjadi sebuah lompatan yang luar biasa. 

“Saya tidak merendahkan kemampuan sumber daya manusia lokal, namun lebih karena terbatasnya informasi bahwa beberapa lembaga berkolaborasi mengembangkan Kereta Cepat Merah Putih,” kata Aleksander.

Sebelumnya, Ketua Tim Peneliti Rancang Bangun dan Prototipe Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Agus Windharto mengungkap proses pengembangan rancang bangun dan prototipe Kereta Cepat Merah Putih itu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dosen Departemen Desain Produk Industri ITS mengatakan hal itu dimulai pada 2019. Saat itu dia mendapatkan Pendanaan Riset Inovatif Produktif (Rispro) dari LPDP untuk melakukan rancang bangun dan prototyping kereta cepat Indonesia. 

Pendanaannya diberikan selama tiga tahun, dan baru berhasil di tahun 2022. Nilainya sebesar Rp 4,895 miliar. “Namun karena ada Covid-19 kita sempat diperpanjang dan sekarang sudah selesai dari sisi lini kemudi yaitu mulai dari ujung depan sampai ujung belakang, bagian luar dan bagian dalam,” ujar dia dikutip dari akun YouTube LPDP RI, kemarin.

Dalam video berdurasi lima menit dua detik itu, diperlihatkan rancang bangun dan prototipe kereta cepat. Lingkup riset ini termasuk pengerjaan desain envelope cabin dan kokpit. Juga studi human factors engineering dan ergonomis, pengujian aerodinamis, serta perancangan dan pengujian struktur carbody.

Menurut Agus, dari sisi teknologi jika melihat kecepatan, selama ini perkeretaapian Indonesia kecepatannya antara 80-120 kilometer per jam. Sehingga, jika melihat rute Jakarta-Surabaya dengan Argo Bromo Anggrek sebelumnya 12-13 jam, kini bisa ditempuh dengan 8 jam. Namun, dengan kereta cepat ini seandainya diimplementasikan waktu tempuhnya hanya 3 jam 40 menit.

“Puncak dari suatu industri perkeretaapian itu adalah ketika dia bisa membuat dan merancang kereta cepat,” kata Agus.

Jadi, dia berujar, dengan kereta cepat yang digarapnya itu, akan terjadi akselerasi penguasaan teknologi, baik di pihak perguruan tinggi sebagai peneliti, BRIN sebagai mitra penelitian lembaga riset dan pengujian, serta PT INKA sebagai manufaktur. Sehingga, kata Agus, Indonesia akan memiliki lompatan teknologi dengan masuk ke domain kereta cepat ini. 

Saat ini, riset rancang bangun dan prototipe Kereta Cepat Merah Putih telah melalui serangkaian tahap analisis dan uji digital yang siap dilanjutkan dengan proses produksi fisik. Biaya produksi untuk dua carbody kereta cepat ini diperkirakan tidak kurang dari Rp 80 miliar. Adapun proses produksi dilakukan oleh PT INKA di Madiun, Jawa Timur, yang ditargetkan rampung pada 2025 dan melalui uji coba sistem pada 2026.

Pilihan Editor: Begini Penampakan Desain Prototipe Kereta Cepat Jakarta - Surabaya yang Sedang Dibuat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Duduk Perkara Kereta Cepat Whoosh Dituding Jadi Penyebab Wika Merugi Rp7,12 triliun

1 jam lalu

Suasana mudik lebaran di Stasiun Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) Halim, Jakarta, Sabtu, 6 April 2024. Kereta cepat Whoosh untuk pertama kalinya bakal melayani penumpang mudik lebaran. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Duduk Perkara Kereta Cepat Whoosh Dituding Jadi Penyebab Wika Merugi Rp7,12 triliun

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh dianggap telah merugikan Wika.


BUMN Rugi karena Kereta Cepat Whoosh, Faisal Basri: Bom Waktu untuk Pemerintahan Prabowo

10 jam lalu

Ekonom Faisal Basri dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk
BUMN Rugi karena Kereta Cepat Whoosh, Faisal Basri: Bom Waktu untuk Pemerintahan Prabowo

Faisal Basri mengkritik proyek ambisius pemerintah yakni kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh yang akhirnya membuat BUMN merugi.


Whoosh Disebut Bikin Rugi WIKA, Manajemen KCIC Buka Suara

11 jam lalu

Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung melewati Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Whoosh Disebut Bikin Rugi WIKA, Manajemen KCIC Buka Suara

KCIC menanggapi pernyataan bos WIKA yang mengaku perusahaan merugi karena proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.


Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

19 jam lalu

Ilustrasi daun kayu putih. Pixabay.com/abeldomi
Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

BRIN sebut produktivitas dari industri minyak kayu putih perlu ditingkatkan dengan metode ilmiah supaya mutu genetik yang dihasilkan menjadi unggul.


BRIN dan Petani Papua Garap Hilirisasi Kayu Putih, Awal Panen 5 Hektare Kini 49 Hektare

1 hari lalu

Hasil produksi minyak kayu putih di Kampung Rimba Jaya, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Dok: BRIN
BRIN dan Petani Papua Garap Hilirisasi Kayu Putih, Awal Panen 5 Hektare Kini 49 Hektare

BRIN ikut mengembangkan industri hilirisasi kayu putih di Biak Numfor, Papua. Industri ini diklaim memberikan manfaat ekonomi.


Alasan BRIN Sebut Kebun Raya Itera Cocok jadi Percontohan untuk Kampus dan IKN

2 hari lalu

Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, mengunjungi Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera), Kamis, 11 Juli 2024. Kebun Raya Itera digadang-gadang sebagai leading sector bagi perguruan tinggi di indonesia serta pendukung pendirian Kebun Raya Nasional di IKN. (Humas Itera)
Alasan BRIN Sebut Kebun Raya Itera Cocok jadi Percontohan untuk Kampus dan IKN

Kebun Raya Itera baru berusia dua tahun, namun pengembangan dan pengelolaannya dinilai sudah lebih dari cukup.


4 Juta Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual, 44 Persen untuk Wisata

2 hari lalu

Para penumpang kereta listrik berkecepatan tinggi Whoosh terlihat sedang menaiki keretanya di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia, pada Sabtu, 13 Juli 2024. (ANTARA/Rubby Jovan)
4 Juta Tiket Kereta Cepat Whoosh Terjual, 44 Persen untuk Wisata

Sejak beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023, kereta cepat Whoosh menjual 4 juta tiket. 44 persen tiket untuk keperluan wisata.


Promo Juleha dari PT KAI, Naik 5 Kereta Api Ini Dapat Diskon Harga Tiket hingga 20 Persen

3 hari lalu

Penampakan rangkaian kereta api Argo Dwipangga relasi Stasiun Gambir - Solo Balapan (pulang pergi) produksi PT INKA (Persero) (Sumber: Dok. PT INKA)
Promo Juleha dari PT KAI, Naik 5 Kereta Api Ini Dapat Diskon Harga Tiket hingga 20 Persen

PT KAI Daop 6 menghadirkan Promo Juleha alias Juli Lebih Hemat, berupa diskon atau potongan harga untuk tiket kereta api hingga 20 persen.


PT KAI Hadirkan Promo Juleha, Daftar Kereta Api yang Mendapatkan Tarif Promo Juli Lebih Hemat

4 hari lalu

Penumpang berjalan di peron menunggu kedatangan Kereta Api Brantas di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 23 Desember 2023. Per hari ini (23/12) KAI Daop 1 Jakarta telah memberangkatkan sebanyak 125.247 penumpang untuk keberangkatan pada libur Natal dan Tahun Baru dari tanggal 21, 22 dan 23 Desember. Dengan rincian sebanyak 52.405 penumpang berangkat melalui Stasiun Gambir dan 72.842 penumpang berangkat melalui Stasiun Pasar Senen. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
PT KAI Hadirkan Promo Juleha, Daftar Kereta Api yang Mendapatkan Tarif Promo Juli Lebih Hemat

PT KAI memberikan Promo Juleha (Juli Lebih Hemat), masyarakat dapat membeli tiket kereta api dengan diskon hingga 20 persen dari tarif normal.


Cerita Peneliti BRIN ke Dasar Laut Selat Malaka Menumpang OceanXplorer

5 hari lalu

Ilustrasi - Kapal riset OceanXplorer menurunkan kapal selam untuk meneliti perairan. (ANTARA/HO-OceanX)
Cerita Peneliti BRIN ke Dasar Laut Selat Malaka Menumpang OceanXplorer

Peneliti mikroba dari BRIN ini menanti 12 tahun untuk bergabung dalam ekspedisi kapal riset Amerika OceanXplorer di Indonesia.