Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

The New Engine of Indonesia's Economic Growth yang Bikin Warga Pulau Rempang Terancam Digusur

image-gnews
Warga bentrok dengan aparat gabungan dari beragam kesatuan dengan mengendarai 60 armada kendaraan saat berupaya masuk ke Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Riau. Twitter
Warga bentrok dengan aparat gabungan dari beragam kesatuan dengan mengendarai 60 armada kendaraan saat berupaya masuk ke Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Riau. Twitter
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana pengembangan kawasan Rempang Eco City membuat ribuan warga Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, terancam digusur. Penggusuran berawal dari rencana pengembangan kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesia’s Economic Growth dengan konsep “Green and Sustainable City” di daerah itu.

Pembangunan ini menjadi fokus pemerintah pusat usai Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan ke Cina pada akhir Juli lalu. Lantas, seperti apa sebenarnya rencana pengembangan kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesia’s Economic Growth dengan konsep “Green and Sustainable City” ini?

Dilansir dari ANTARA, rencana menjadikan Pulau Rempang sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia (The New Engine of Indonesia’s Economic Growth) dengan konsep Green and Sustainable City, dicanangkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam pada April 2023 lalu. Wacana ini seiring dengan peluncuran pengembangan pulau di sebelah tenggara Batam itu.

“BP Batam sudah menyiapkan development plan sebagai pemanfaatan kawasan,” kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi dalam keterangan pers.

Muhammad Rudi mengatakan Pulau Rempang bakal menjadi kawasan industri sekaligus pariwisata yang memiliki zona hijau. Nantinya, kawasan ini juga memberikan kemudahan koneksi antarpulau sekitar. Selain itu, ada pula taman burung serta zona sejarah dan kawasan agrowisata terpadu yang memanfaatkan keunggulan alam di Pulau Rempang.

“Serta menyajikan zona pariwisata yang mengedepankan konservasi alam,” kata Muhammad Rudi.

Program pertumbuhan investasi di Kota Batam ini, kata dia, telah didukung oleh Menteri Koordinator atau Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Tidak main-main, lanjut Rudi, target investasi di pulau itu pun mencapai Rp381 triliun dan akan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 306 ribu orang. Pihaknya berharap, akselerasi pengembangan wilayah Rempang nantinya bisa ikut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya berharap, akselerasi pengembangan wilayah Rempang nantinya bisa ikut memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata dia.

Proyek strategis nasional ini diserahkan kelolanya kepada PT Makmur Elok Graha (MEG) oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Rencana luas kawasan “Rempang Eco City” adalah 17.000 hektar. Ini diperuntukkan sebagai kawasan industri, perdagangan jasa, dan pariwisata. Proyek itu masuk dalam program strategis nasional tahun. Beleidnya bahkan sudah diteken dalam Permenko Bidang Perekonomian RI Nomor 7 Tahun 2023.

Namun, proses pembangunan Rempang Eco City tidak serta merta berjalan mulus. Ribuan warga Rempang dari 16 kampung tua menolak direlokasi gara-gara proyek ini. Selain warga Rempang, aksi juga didukung 50 kampung masyarakat Melayu yang ada di Kepulauan Riau. Termasuk warga melayu dari Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sikap itu ditanggapi dengan represif oleh aparat keamanan gabungan TNI-Polri-Satpol PP. Pada 7 September yang mencekam, mereka merangsek masuk Pulau Rempang. Demi satu tujuan: mengawal tim yang akan mengukur dan mematok batas Rempang Eco City. Amnesty International Indonesia bersama LBH Pekanbaru, YLBHI dan WALHI mencatat kurang lebih 1.000 personel gabungan diturunkan.

Masyarakat yang menempati 16 perkampungan di sana berupaya menghalau pematokan itu. Mereka melakukan pemblokiran dengan menebang pohon hingga meletakkan blok kontainer di tengah jalan. Aparat kepolisian, TNI, Satpol PP hingga pengamanan BP Batam pun mencoba membersihkan pepohonan yang ditebang di jalan. Saat aparat berupaya merangsek masuk wilayah Rempang, bentrokan pun pecah.

Ricuh itu terjadi di Jalan Trans Barelang. Lokasi ini dekat dengan Jembatan Barelang yang menghubungkan Pulau Rempang dan Pulau Setokok di selatan Pulau Batam. Dalam upaya meredakan bentrok, aprat kepolisian melepas gas air mata, termasuk juga meriam air. Video tindakan represif ini viral. Salah satu yang terluka adalah Ridwan. Ia terekam dengan wajah penuh darah dibantu sejumlah warga yang menghindar dari gas air mata.

“Saya dilarikan ke Puskesmas Marinir untuk mendapatkan pertolongan,” kata Ridwan kepada Koran Tempo.

Bukan hanya mereka yang menghalau aparat masuk, tetapi siswa juga terkena paparan gas air mata dan luka-luka. Padahal, para guru di SD sekitar sudah meminta agar gas air mata tidak ditembakkan ke arah sekolah. Atas kejadian tersebut, enam warga dilaporkan ditangkap. Puluhan masyarakat mengalami luka-luka dan anak-anak sekolah pun dibubarkan paksa akibat gas air mata.

Polri menyatakan tembakan gas air mata yang dilepaskan aparat kepolisian saat bentrokan tertiup angin sehingga mengarah ke sekolah di Pulau Rempang-Galang, Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis, 7 September 2023. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan membantah ada korban luka-luka yang menimpa aparat keamanan maupun warga.

HENDRIK KHOIRUL MUHID  | EKA YUDHA SAPUTRA  I  TIM TEMPO.CO

Pilihan Editor: Warganya Terancam Digusur, Ini Profil Pulau Rempang di Batam Kepulauan Riau

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Fakta-Fakta Terbaru Sidang Pemerasan SYL, Jokowi Disebut Beri Perintah

8 jam lalu

Presiden Joko Widodo alias Jokowi menerima kunjungan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu malam, 8 Oktober 2023. TEMPO/Daniel A. Fajri
Fakta-Fakta Terbaru Sidang Pemerasan SYL, Jokowi Disebut Beri Perintah

Fakta-fakta terbaru sidang pemerasan oleh Syahrul Yasin Limpo atau SYL.


Panglima TNI Sebut 2 RS di Indonesia Disiapkan untuk Tampung Seribu Warga Palestina

8 jam lalu

Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra (kanan) dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024. Rapat tersebut membahas persetujuan penerimaan hibah Alpalhankan dari luar negeri. TEMPO/M Taufan Rengganis
Panglima TNI Sebut 2 RS di Indonesia Disiapkan untuk Tampung Seribu Warga Palestina

Panglima TNI juga menyatakan, bahwa brigade komposit dari pasukan perdamaian ini bakal membawa 30 kendaraan pendukung.


Kata KSP Soal Tugas Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Kerja Sama Internasional IKN

8 jam lalu

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono ketika ditemui dalam acara Nusantara Fair 2024 Grand Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Jumat, 26 Januari 2024. TEMPO/Defara Dhanya
Kata KSP Soal Tugas Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Kerja Sama Internasional IKN

Bambang Susantono mempunyai tugas mendorong masuknya investasi asing di IKN.


Penegakan Hukum Judi Online Belum Serius, Pengamat: Hanya di Konsumen Level Bawah

10 jam lalu

Ilustrasi judi online.
Penegakan Hukum Judi Online Belum Serius, Pengamat: Hanya di Konsumen Level Bawah

"Terbukti, bandar-bandar besar belum ditangkapi, platform konten judi online juga masih terang-terangan di media online," kata pengamat Kepolisian.


Luncurkan Buku Gibran The Next President, Penulis: Terkait Budaya

10 jam lalu

Tim penulis buku Ahmad Bahar memperlihatkan buku Gibran The Next President saat peluncuran di Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Luncurkan Buku Gibran The Next President, Penulis: Terkait Budaya

Penulis buku Gibran The Next President, Ahmad Bahar mengaku belum berkomunikasi dengan Wali Kota Solo itu untuk peluncuran bukunya ini.


Pariwisata Batam - Kepulauan Riau Tak Lagi Kompetitif, Ini Dua Masalahnya

10 jam lalu

Kawasan destinasi wisata Costarina yang teradapat di pesisir Pulau Batam. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Pariwisata Batam - Kepulauan Riau Tak Lagi Kompetitif, Ini Dua Masalahnya

Hargg atiket kapal dan imigrasi, sampai sekarang belum terselesaikan sehingga berdampak buruk kepada sektor pariwisata Kepulauan Riau.


Inflasi RI 2,84 Persen, Jokowi: Salah Satu yang Terbaik di Dunia

10 jam lalu

Ilustrasi Inflasi. kemenkeu.co.id
Inflasi RI 2,84 Persen, Jokowi: Salah Satu yang Terbaik di Dunia

Jokowi mengatakan salah satu hal yang selalu dia tanyakan saat kunjungan ke daerah adalah tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonominya.


Jokowi Sahkan Pembentukan KEK Setangga Usulan Perusahaan Haji Isam

12 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 14 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi Sahkan Pembentukan KEK Setangga Usulan Perusahaan Haji Isam

Pembentukan KEK Setangga yang disahkan Jokowi memiliki luas lahan 668,3 hektare (ha) dengan target realisasi investasi Rp67,69 triliun.


Jokowi Lanjutkan Bansos Beras hingga Desember 2024

12 jam lalu

Warga menerima bantuan pangan beras cadangan pangan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh Presiden Joko Widodo di Gudang Bulog, Cibitung, Jawa Barat, Jumat 16 Februari 2024. Presiden Jokowi menepis anggapan bahwa kenaikan harga beras dipicu pemberian bantuan pangan dari pemerintah.  TEMPO/Subekti.
Jokowi Lanjutkan Bansos Beras hingga Desember 2024

Di setiap kunjungan kerja, Jokowi selalu mengungkit distribusi beras 10 kilogram ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.


Komnas HAM Papua Nilai Tindakan OPM Membakar Warga Paniai Tidak Manusiawi

13 jam lalu

Pasukan TPNPB-OPM menyiapkan prosesi pembakaran mayat Detius Kogoya, personil Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya. Detius tewas setelah baku tembak dalam penyerangan di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada 21 dan 22 Mei 2024. Dalam penyerangan itu kelompok bersenjata ini membakar 12 bilik kios dan sejumlah bangunan sekolah. Dok. Istimewa
Komnas HAM Papua Nilai Tindakan OPM Membakar Warga Paniai Tidak Manusiawi

Komnas HAM Papua juga mendesak OPM di seluruh wilayah tanah Papua agar menghormati nilai-nilai dan prinsip hak asasi manusia.