Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Alasan Indonesia Mau Gabung BRICS

image-gnews
Orang-orang berjalan melewati Sandton Convention Centre, yang akan menjadi tuan rumah KTT BRICS mendatang, di Johannesburg, Afrika Selatan, 19 Agustus 2023. REUTERS/James Oatway
Orang-orang berjalan melewati Sandton Convention Centre, yang akan menjadi tuan rumah KTT BRICS mendatang, di Johannesburg, Afrika Selatan, 19 Agustus 2023. REUTERS/James Oatway
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Minat Indonesia masuk ke BRICS telah terlihat pada pertengahan 2023. Salah satu alasan Indonesia ingin bergabung diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang hadir secara virtual dalam acara “Friends of BRICS” bersama 14 negara undangan lain yang diadakan di Cape Town, Afrika Selatan, pada Jumat, 2 Juni 2023.

Dalam kesempatan itu, Retno mengatakan bahwa BRICS dapat memperjuangkan hak-hak pembangunan dan keadilan ekonomi negara-negara berkembang. Ia juga berharap bahwa BRICS dapat mendukung langkah dalam memberikan solusi atas ketidakadilan yang terjadi pada negara-negara berkembang.

“Negara-negara saat ini di dunia semakin terbelah menjadi beberapa blok karena mengejar kepentingan masing-masing. Negara berkembang tentu yang paling dirugikan. BRICS memiliki potensi untuk menjadi sumber kekuatan positif,” kata Retno sebagaimana diberitakan Tempo sebelumnya.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sendiri telah berangkat ke Afrika Selatan dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-15 di Johannesburg pada Minggu, 20 Agustus 2023. Jokowi telah tiba di Bandara Internasional Jomo Kenyatta di Nairobi, Kenya setelah 9 jam penerbangan dari Bandara Internasional Kualanamu, Medan.

Meskipun kehadiran Jokowi menjadi tanda besar bahwa Indonesia akan bergabung dengan BRICS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, belum dapat memastikan Indonesia akan bergabung ke BRICS meski Presiden Jokowi menghadiri KTT ke-15 blok ekonomi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, isu bergabungnya BRICS dinilai berdampak positif dan negatif. Pengamat militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mendorong Indonesia untuk bergabung dengan BRICS karena saat ini dunia memerlukan keseimbangan aspek pertahanan, keamanan, dan ekonomi.

Sementara itu, peneliti politik internasional dari International Institute for Strategic Studies (IISS) Fitrani menilai langkah Indonesia tersebut dapat membawa dampak negatif dan positif.

Dampak Negatif

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dampak negatifnya Amerika akan menganggap Indonesia lebih pro pada Rusia dan Cina. Kedua negara tersebut menjadi rival politik Amerika Serikat dengan sekutunya. “Amerika akan memandang Indonesia sebagai negara yang sedang mendekatkan diri kepada musuh politik Amerika yang kini sedang membangun pengaruhnya di dunia,” ujar Fitriani.

Selain itu, Amerika juga akan menganggap Indonesia berseberangan politik dengan Amerika, terutama terkait konflik yang terjadi di Rusia dan Iran. “Amerika Serikat dan aliansinya akan melakukan tekanan politik dan ada kemungkinan berdampak secara ekonomi,” kata dia.

Dampak Positif 

Dampak positifnya adalah Indonesia akan menjalin hubungan diplomatik dengan negara berkembang sebagai penyeimbang negara maju. Selain itu, Indonesia akan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia secara prinsip menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

Dengan bergabungnya Indonesia dengan BRICS, Indonesia akan menyalakan kembali diplomasi dengan negara-negara Asia-Afrika yang memiliki aspek historis dengan Indonesia, yakni mengenai Konferensi Asia Afrika yang pernah dilaksanakan di Bandung pada 1955. 

ANANDA BINTANG l TIM TEMPO
Pilihan editor: 3 Fakta Seputar Indonesia Hadiri KTT BRICS, Jokowi Juga Melawat ke 3 Negara Afrika

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jokowi Lanjutkan Bansos Beras hingga Desember 2024

15 jam lalu

Warga menerima bantuan pangan beras cadangan pangan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh Presiden Joko Widodo di Gudang Bulog, Cibitung, Jawa Barat, Jumat 16 Februari 2024. Presiden Jokowi menepis anggapan bahwa kenaikan harga beras dipicu pemberian bantuan pangan dari pemerintah.  TEMPO/Subekti.
Jokowi Lanjutkan Bansos Beras hingga Desember 2024

Di setiap kunjungan kerja, Jokowi selalu mengungkit distribusi beras 10 kilogram ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.


Wakil Menteri Luar Negeri Serukan Solusi Kolaboratif Kerja Sama Pembangunan Global

1 hari lalu

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury. REUTERS/Fransiska Nangoy
Wakil Menteri Luar Negeri Serukan Solusi Kolaboratif Kerja Sama Pembangunan Global

Wakil Menteri Luar Negeri RI mengingatkan saat ini dibutuhkan solusi kolaboratif dan inovatif untuk atasi berbagai tantangan pembangunan.


10 Kota Paling Indah di Afrika, Cocok untuk Liburan

1 hari lalu

Benua Afrika. Foto: Canva
10 Kota Paling Indah di Afrika, Cocok untuk Liburan

Afrika bisa menjadi pilihan destinasi wisata yang bagus. Berikut ini kota paling indah di Afrika yang bisa Anda kunjungi saat liburan.


Daftar Kerabat Presiden Jokowi Jadi Petinggi Perusahaan Pelat Merah atau BUMN, Akuntabilitasnya?

1 hari lalu

Presiden Jokowi (kanan) didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kiri) saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Filipina dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. ANTARA/Dhemas Reviyanto
Daftar Kerabat Presiden Jokowi Jadi Petinggi Perusahaan Pelat Merah atau BUMN, Akuntabilitasnya?

Belakangan bagi-bagi jabatan di lingkar kerabat Jokowi pada sejumlah posisi di BUMN rupanya tak henti pada dua keponakannya.


Bahaya Judi Online hingga Jokowi Beri Peringatan, Siapa Saja yang Sudah jadi Korban?

1 hari lalu

Presiden Jokowi memberikan keterangan tentang bahaya judi online, Istana Merdeka, 12 Juni 2024. Tangkap Layar Sekretariat Presiden
Bahaya Judi Online hingga Jokowi Beri Peringatan, Siapa Saja yang Sudah jadi Korban?

Presiden Jokowi menyoroti masalah sosial akibat maraknya judi online. Berikut sejumlah contoh korban dan cerita kasusnya.


15 Perusahaan Indonesia Berpartisipasi di Pameran Bisnis Africa's Big 7 di Afrika Selatan

1 hari lalu

Sebanyak 15 perusahaan terkemuka tergabung dalam Paviliun Indonesia berpartisipasi dalam pameran bisnis Africa's Big 7 (AB-7) yang berlangsung di Sandton Convention Center, Johannesburg, Afrika Selatan, 11-13 Juni 2024. Sumber: dokumen KBRI Pretoria
15 Perusahaan Indonesia Berpartisipasi di Pameran Bisnis Africa's Big 7 di Afrika Selatan

Sebanyak 15 perusahaan terkemuka di Indonesia mengikuti pameran bisnis Africa's Big 7 (AB-7) di Afrika Selatan


Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

2 hari lalu

Warga berkumpul di lokasi gedung rusak yang diduga oleh media Suriah dan Iran sebagai serangan udara Israel terhadap konsulat Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, 1 April 2024.  REUTERS/Firas Makdesi
Top 3 Dunia: Negara Sulit Dikunjungi Hingga Guterres Sambut Resolusi DK PBB Soal Gaza

Berita Top 3 Dunia pada Rabu 12 Juni 2024 diawali oleh informasi enam negara di dunia yang sulit dikunjungi, termasuk Korea Utara dan Suriah.


Kementerian Luar Negeri Menggelar Pertemuan Emerging Development Partners

2 hari lalu

Pertemuan Emerging Development Partners (EDP) di Bali pada 11 Juni 2024 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI. Pertemuan dihadiri 38 peserta dari 9 negara emerging donor termasuk Indonesia dan 3 organisasi internasional. sumber: dokumen Kemlu
Kementerian Luar Negeri Menggelar Pertemuan Emerging Development Partners

Kementerian Luar Negeri berharap Pertemuan Emerging Development Partners menjadi ajang kolaborasi antar negara berkembang mencapai SDGs


Retno Marsudi di Oslo Forum 2024 Bahas Cara Menyelesaikan Konflik

2 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi  (kedua dari kanan) kunjungan kerja ke Oslo, pada 11 Juni 2024 untuk menghadiri  Oslo Forum 2024. Sumber: dokumen Kemlu
Retno Marsudi di Oslo Forum 2024 Bahas Cara Menyelesaikan Konflik

Retno Marsudi prihatin meningkatnya konflik dan perang di dunia, antara lain di Gaza dan Ukraina.


Presiden Jokowi Bikin Vlog, Abadikan Keberhasilan Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

3 hari lalu

Presiden Jokowi (tengah) dan Ibu Negara Iriana (kedua kanan) bersorak saat Timnas Indonesia mencetak gol pada pertandingan melawan Timnas Filipina dalam laga lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Indonesia berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 2-0. ANTARA/Dhemas Reviyanto
Presiden Jokowi Bikin Vlog, Abadikan Keberhasilan Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Presiden Jokowi membuat video blogging (vlog) seusai kemenangan timnas Indonesia atas Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026.