Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perhatikan Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan Pekerja Migran Resmi

image-gnews
Suasana para pegawai Command Center Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Kantor Pusat BP2MI, Jakarta, Rabu, 29 Juni 2022. Command Center BP2MI yang merupakan pusat data para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri, mulai dari detail pekerjaan hingga tempat tinggal di daerah asal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tempo/Tony Hartawan
Suasana para pegawai Command Center Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Kantor Pusat BP2MI, Jakarta, Rabu, 29 Juni 2022. Command Center BP2MI yang merupakan pusat data para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri, mulai dari detail pekerjaan hingga tempat tinggal di daerah asal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tempo/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi pekerja migran Indonesia di luar negeri masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat, baik untuk menjajaki hidup baru maupun untuk membantu perekonomian keluarga. 

Namun, sebagai calon pekerja migran, tentu ada pertanyaan yang sering muncul terkait tahapan dan syarat apa yang harus dipenuhi untuk menjadi pekerja migran resmi. 

Semua ketentuan mengenai pekerja migran diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kewajiban Pekerja Migran Indonesia

Bagi calon pekerja migran Indonesia, terdapat beberapa kewajiban yang diatur dalam Pasal 6 Ayat 2 UU Nomor 18 Tahun 2017, yaitu:

  1. Menaati peraturan perundang-undangan, baik di dalam negeri maupun di negara tujuan penempatan.
  2. Menghormati adat istiadat atau kebiasaan yang berlaku di negara tujuan penempatan.
  3. Menaati dan melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan perjanjian kerja.
  4. Melaporkan kedatangan, keberadaan, dan kepulangan pekerja migran Indonesia kepada perwakilan Republik Indonesia di negara tujuan penempatan.

Tahapan Menjadi Pekerja Migran Indonesia

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Untuk menjadi pekerja migran Indonesia, terdapat beberapa tahapan yang harus diikuti. Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) melalui akun Instagram resminya, @kemnaker, menyebutkan tahapan-tahapan tersebut, yaitu:

  1. Pendaftaran melalui jalur resmi: Calon pekerja migran harus mendaftar melalui jalur resmi yang telah ditentukan oleh pemerintah.
  2. Seleksi administrasi: Calon pekerja migran akan menjalani proses seleksi administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan.
  3. Pemeriksaan kesehatan dan psikologi: Sebelum berangkat ke luar negeri, calon pekerja migran harus menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologi untuk memastikan kondisi fisik dan mental yang memadai.
  4. Penandatanganan perjanjian penempatan: Calon pekerja migran akan menandatangani perjanjian penempatan dengan perusahaan atau pihak yang akan mempekerjakan mereka di luar negeri.
  5. Pendaftaran kepesertaan jaminan sosial: Sebelum berangkat, calon pekerja migran harus mendaftarkan diri sebagai peserta jaminan sosial untuk mendapatkan perlindungan kesehatan dan asuransi.
  6. Mengurus visa kerja: Calon pekerja migran harus mengurus visa kerja sesuai dengan negara tujuan penempatan.
  7. Pelaksanaan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP): Calon pekerja migran akan mengikuti orientasi sebelum berangkat ke luar negeri untuk memahami hak, kewajiban, dan perlindungan yang akan mereka terima di negara tujuan.
  8. Penandatanganan perjanjian kerja: Sebelum berangkat, calon pekerja migran juga akan menandatangani perjanjian kerja dengan pihak pengguna jasa.
  9. Pemberangkatan: Setelah semua tahapan terpenuhi, calon pekerja migran siap untuk berangkat ke negara tujuan penempatan.

Syarat Dokumen Permohonan Menjadi Pekerja Migran Indonesia

Sebelum menjalani tahapan menjadi pekerja migran Indonesia, calon pekerja harus menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Beberapa dokumen yang harus disiapkan adalah:

  1. Permohonan PTTKIS (Pendaftaran Tenaga Kerja Indonesia Secara Langsung).
  2. Surat Tugas dari PT/Cabang (jika diperlukan).
  3. Job Order (jika diperlukan).
  4. Hasil Seleksi PT/Rekomendasi TKI.
  5. Biodata TKI.
  6. E-KTP (Kartu Tanda Penduduk).
  7. KK (Kartu Keluarga).
  8. Surat Nikah/Cerai (jika berlaku).
  9. Akta Kelahiran.
  10. AK/I (Kartu Kuning).
  11. Surat Izin Keluarga (diketahui Kepala Desa/Lurah).
  12. Surat Ahli Waris (diketahui Kepala Desa/Lurah).
  13. Surat Perjanjian Penempatan.

Semua dokumen di atas harus dipersiapkan dengan lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang berlaku untuk memastikan proses menjadi pekerja migran berjalan lancar dan resmi.

Pilihan Editor: 31 Pekerja Migran Indonesia di Singapura Meraih Gelar Sarjana di Universitas Terbuka

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jepang Izinkan Pengungsi Ukraina Miliki Visa Tinggal dan Bekerja

1 hari lalu

Orang-orang menunggu di pusat penampungan pengungsi dari Ukraina di bekas bandara Tegel di Berlin, Jerman, 17 Mei 2023. REUTERS/Michele Tantussi
Jepang Izinkan Pengungsi Ukraina Miliki Visa Tinggal dan Bekerja

Pengungsi Ukraina di Jepang diizinkan mendapatkan status tinggal jangka panjang dengan visa kerja di bawah perubahan hukum imigrasi.


Jerman Tak Bisa Terima Lebih Banyak Migran

5 hari lalu

Seorang anak imigran menangis dalam operasi penyelamatan di laut Mediterrania, 20 Oktober 2016. Menurut penjaga pantai Italia sebanyak 1.400 migrant berhasil diselamatkan di lepas pantai Libya. Yara Nardi/Italian Red Cross press office/Handout via REUTERS
Jerman Tak Bisa Terima Lebih Banyak Migran

Jerman prihatin pada Italia yang kewalahan menerima gelombang masuknya migran, sementara Jerman pun Jerman tidak bisa menerima lebih banyak migran


Persoalan Migran di Perbatasan AS Jadi Ujian Baru untuk Biden

5 hari lalu

Pencari suaka yang menuju AS melakukan perjalanan dengan kereta api setelah ribuan migran menyeberang ke Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir, di El Carmen, Meksiko 21 September 2023. REUTERS/Daniel Becerril
Persoalan Migran di Perbatasan AS Jadi Ujian Baru untuk Biden

Ribuan migran telah menyeberangi perbatasan AS dalam beberapa hari terakhir, dari California hingga Texas.


Mengenal Apa Itu SOW dan Cara Membuatnya

6 hari lalu

Ketahui pengertian, cara membuat, dan hal-hal yang harus diperhatikan SOW atau Statement of Work.
Mengenal Apa Itu SOW dan Cara Membuatnya

Ketahui pengertian, cara membuat, dan hal-hal yang harus diperhatikan SOW atau Statement of Work.


Pekerja Migran Meninggal di Korea Selatan, Butuh Ratusan Juta untuk RS dan Pulangkan Jenazah

6 hari lalu

Kota Seoul, Korea Selatan, 19 April 2022. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pekerja Migran Meninggal di Korea Selatan, Butuh Ratusan Juta untuk RS dan Pulangkan Jenazah

Pekerja migran Indonesia meninggal di Korea Selatan dan butuh ratusan juta rupiah untuk biaya rumah sakit dan memulangkan jenazahnya ke Tanah Air.


2.693 Orang Jadi Korban Perdagangan Orang Juni-September 2023, Modus PRT Paling Marak

7 hari lalu

Sejumlah tersangka dihadirkan saat rilis kasus TPPO jaringan internasional di Gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa 27 Juni 2023. Satgas TPPO Polri mengungkap 4 kasus TPPO jaringan internasional, diantaranya pengungkapan jaringan TPPO dengan modus mengirimkan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke Arab Saudi dan Jepang serta perdagangan anak di Sulawesi Tengah dan Bekasi dengan mendapat keuntungan mencapai Rp23 juta per orang. TEMPO/ Febri Angga Palguna
2.693 Orang Jadi Korban Perdagangan Orang Juni-September 2023, Modus PRT Paling Marak

Ramadhan mengatakan penindakan kasus perdagangan orang dilakukan menyusul instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Malaysia Tindak 400 Perusahaan karena Pelanggaran Ketenagakerjaan

12 hari lalu

Kuala Lumpur, Malaysia. REUTERS
Malaysia Tindak 400 Perusahaan karena Pelanggaran Ketenagakerjaan

Perusahaan-perusahaan Malaysia telah menghadapi larangan AS dalam beberapa tahun terakhir atas tuduhan pelanggaran terhadap pekerja migran.


7 Juta Pekerja Migran di ASEAN, Menaker: Berdampak Besar bagi Perekonomian dan Kemajuan Kawasan

18 hari lalu

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (kedua kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 11 Januari 2023. Raker tersebut membahas tentang peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja bidang Ketenagakerjaan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
7 Juta Pekerja Migran di ASEAN, Menaker: Berdampak Besar bagi Perekonomian dan Kemajuan Kawasan

Menaker Ida Fauziyah menyampaikan bahwa Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 menghasilkan dua dokumen penting di bidang ketenagakerjaan.


Pelapor Khusus PBB: Pekerja Migran di Kanada 'Rentan' terhadap Perbudakan Modern

20 hari lalu

Antara 50.000 dan 60.000 pekerja pertanian asing datang ke Kanada setiap tahunnya dengan izin sementara untuk bekerja di berbagai sektor. REUTERS/ Christinne Muschi
Pelapor Khusus PBB: Pekerja Migran di Kanada 'Rentan' terhadap Perbudakan Modern

Pelapor khusus PBB mengatakan ia "sangat terganggu" dengan laporan para pekerja migran tentang kekerasan dan eksploitasi di Kanada.


Bakal Usut Korupsi Kemnaker Era Cak Imin, KPK: Kami Tegak Lurus dan Murni Penegakan Hukum

23 hari lalu

Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dikabarkan bakal berduet dengan Anies Baswedan dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Laporan harta kekayaan Cak Imin terakhir kali yang diserahkan pada 31 Desember 2022 menyebutkan bahwa kekayaannya sejumlah Rp 27,2 miliar (Rp 27.280.500.000). TEMPO/M Taufan Rengganis
Bakal Usut Korupsi Kemnaker Era Cak Imin, KPK: Kami Tegak Lurus dan Murni Penegakan Hukum

KPK tegaskan pengusutan kasus korupsi di Kemnaker era Cak Imin tak politis dan murni penegakan hukum.