Harga Referensi CPO Turun, Kemendag: Dipicu Kenaikan Kasus Covid-19

Sejumlah petani kelapa sawit menggelar aksi unjuk rasa di Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022. Para petani kelapa sawit yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menuntut pemerintah untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan Crude Palm Oil (CPO) yang berdampak pada anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. TEMPO/ Cristian Hansen

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan harga referensi produk minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) mengalami penurunan. Penurunannya US$ 2,26 atau 0,27 persen dari periode 16 hingga 30 November 2022, yaitu US$ 826,58 per metrik ton (MT). 

"Penurunan harga referensi CPO dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya terdapat peningkatan kasus Covid-19," kata Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Didi Sumedi, melalui keterangan pada Kamis, 1 Desember 2022. 

Kenaikan kasus Covid-19, menurutnya, telah memicu kekhawatiran pasar, pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, dan peningkatan harga minyak kedelai akibat perayaan thanksgiving di Amerika Serikat.

Baca juga: Harga CPO di Jambi Kembali Turun, Kini Jadi 12.075 per Kilogram

Kini, harga referensi CPO untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (tarif BLU BPD-PKS) atau pungutan ekspor (PE) periode 1 sampai 15 Desember 2022 adalah US$ 824,32 per MT. Penetapan harga referensi itu tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1533 Tahun 2022 tentang Harga Referensi crude palm oil yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Selain itu, minyak goreng (refined, bleached, and deodorized/RBD palm olein) dalam kemasan bermerek dan dikemas dengan berat neto 25 kilogram dibebaskan dari BK dengan penetapan merek. Aturan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1534 Tahun 2022 tentang Daftar Merek RBD Palm Olein dalam Kemasan Bermerek dan Dikemas dengan Berat Netto 25 kilogram.

Karena terjadi penurunan harga referensi CPO, pemerintah mengenakan BK CPO US$ 33 per MT. Kemudian, dikenakan juga pungutan ekspor CPO sebesar US$ 85 per MT untuk periode 1 sampai 15 Desember 2022. Didi merujuk pada Kolom Angka 4 Lampiran Huruf C. 

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 123/PMK.010/2022 sebesar USD 33/MT. Sementara itu, pungutan ekspor CPO periode 1-15 Desember 2022 merujuk pada Lampiran Huruf B Peraturan Menteri Keuangan Nomor 154/PMK.05/2022 sebesar US$ 85 per MT.

Baca juga: Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah, Kemendag: Informasi Lain Hoaks

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Faisal Basri Sebut Perbedaan Harga CPO Penyebab Minyak Goreng Langka, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

4 jam lalu

Faisal Basri Sebut Perbedaan Harga CPO Penyebab Minyak Goreng Langka, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Kementerian ESDM menanggapi kritik ekonom Faisal Basri ihwal perbedaan harga CPOsebagai penyebab minyak goreng langka.


Minyak Goreng Langka, Pemerintah Disarankan Tiru Singapura Beri Voucher untuk Masyarakat Miskin

6 jam lalu

Minyak Goreng Langka, Pemerintah Disarankan Tiru Singapura Beri Voucher untuk Masyarakat Miskin

Faisal Basri menyarankan agar pemerintah Indonesia meniru Singapura dalam mengendalikan kenaikan harga, termasuk minyak goreng.


75 Persen Dana Insentif Sawit ke 11 Perusahaan Besar, Faisal Basri: Lari ke Oligarki, Pemerintah Zalim

12 jam lalu

75 Persen Dana Insentif Sawit ke 11 Perusahaan Besar, Faisal Basri: Lari ke Oligarki, Pemerintah Zalim

Ekonom Senior UI Faisal Basri blak-blakan soal data penerima insentif sawit dari BPDPKS hanya mengalir ke segelintir perusahaan besar.


Faisal Basri Kritik Harga CPO untuk Biodiesel Lebih Mahal ketimbang Minyak Goreng: Ini Biang Keladinya

14 jam lalu

Faisal Basri Kritik Harga CPO untuk Biodiesel Lebih Mahal ketimbang Minyak Goreng: Ini Biang Keladinya

Faisal Basri menduga perbedaan harga jual CPO untuk biodiesel dan pangan menjadi penyebab langkanya minyak goreng, khususnya Minyakita.


Kritik Implementasi B35, Faisal Basri: Ada Penghematan Devisa, tapi Ongkosnya Lebih Besar Jadi Minus

1 hari lalu

Kritik Implementasi B35, Faisal Basri: Ada Penghematan Devisa, tapi Ongkosnya Lebih Besar Jadi Minus

Ekonom Senior Universitas Indonesia Faisal Basri menepis klaim pemerintah bahwa implementasi program biodiesel B35 dapat menghemat devisa.


Minyak Goreng Langka, Faisal Basri: Masalahnya Pemerintah Sembrono Menetapkan Dua Harga CPO

1 hari lalu

Minyak Goreng Langka, Faisal Basri: Masalahnya Pemerintah Sembrono Menetapkan Dua Harga CPO

Faisal Basri menilai kelangkaan minyak goreng curah dan Minyakita terjadi akibat kebijakan pemerintah dalam menetapkan dua harga CPO.


IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Simak 6 Saham Pilihan Samuel Sekuritas

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Menguat, Simak 6 Saham Pilihan Samuel Sekuritas

PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini akan menguat.


Pemerintah Terapkan Biodiesel B35 Mulai Besok, Pertamina Bakal Serap 9,9 Juta KL

5 hari lalu

Pemerintah Terapkan Biodiesel B35 Mulai Besok, Pertamina Bakal Serap 9,9 Juta KL

Pertamina Patra Niaga bakal menyerap biodiesel B35 sebesar 9,9 juta kilo liter (KL) pada 2023.


Zulhas Sebut Minyakita Bakal Tersedia Lagi di Pasar: Insya Allah Mendekati Puasa

6 hari lalu

Zulhas Sebut Minyakita Bakal Tersedia Lagi di Pasar: Insya Allah Mendekati Puasa

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan bahwa minyak goreng merek Minyakita akan kembali tersedia di pasaran.


Zulhas Akui Minyakita Langka: Sekarang Berebut, Stoknya Jadi Sedikit

7 hari lalu

Zulhas Akui Minyakita Langka: Sekarang Berebut, Stoknya Jadi Sedikit

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan konsumen berebut Minyakita karena mendekati bulan puasa.