Emiten TBS Energi Catat Laba Bersih USD 54,75 Juta, Naik 60 Persen

Reporter

Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk, Pandu Patria Sjahrir, dalam acara penandatanganan perusahaan patungan bernama Electrum bersama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) di Jakarta, Kamis, 18 November 2021. Sumber: istimewa

TEMPO.CO, JakartaEmiten tambang batu bara PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) mencetak peningkatan kinerja hingga September 2022 dengan kenaikan pendapatan hingga 63,56 persen dan laba bersih naik hingga 60,22 persen.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan di Bursa Efek Indonesia, sampai dengan September 2022 TOBA mencetak pendapatan mencapai US$469,13 juta naik 63,56 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$286,80 juta.

Baca: Bursa Efek Umumkan Potensi Delisting ke Empat Emiten Ini, Penyebabnya?

Pendapatan penjualan terbesar diraih dari penjualan ke luar negeri senilai US$423,49 juta, naik dari tahun sebelumnya US$229,07 juta. Sementara itu, penjualan domestik tercatat seilai US$5,52 juta, naik dari tahun sebelumnya hanya US$773.765.

Selain itu, TOBA juga mencetak pendapatan dari penjualan tandan buah segar, inti, dan minyak sawit mentah senilai US$4,48 juta dan pendapatan dari sewa kendaraan listrik senilai US$40.354.

Di sisi lain, peningkatan pendapatan juga meningkatkan beban pokok penjualan TOBA naik dari US$243,76 juta menjadi US$360,16 juta. Hal ini membuat laba kotor TOBA masih mencatat kenaikan dari US$43,04 juta sampai September 2021 menjadi US$108,97 juta pada September 2022.

Dari catatan tersebut TOBA masih mampu meraup laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk naik 60,22 persen dari sebesar US$34,17 juta pada sembilan bulan 2021, menjadi sebesar US$54,75 juta pada sembilan bulan 2022.

Selanjutnya, total aset TOBA juga meningkat menjadi US$894,03 juta sampai September 2022 dari catatan hingga Desember 2021 sebesar US$858,10 juta. Adapun, total liabilitas sebesar US$474,29 juta dan ekuitas US$419,74 juta.

Saham TOBA terpantau bergerak di zona merah pada penutupan perdagangan Jumat 25 November 2022 dengan penurunan 0,77 persen atau 5 poin ke 645.

Sepanjang 2022 berjalan, harga sahamnya masih tercatat turun 41,36 persen. Namun, jika dibandingkan dengan setahun lalu, harganya sudah tumbuh 16,22 persen.

Baca: Sebelum Akhir Tahun, Berikut Daftar Emiten-emiten yang Tebar Dividen Setelah BCA

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

1 hari lalu

Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

Ekonomi DKI Jakarta makin menguat dengan adanya realisasi pendapatan dan hibah APBN Regional hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp1.375,74 triliun.


Gapki: Kebutuhan Sawit Naik, Produksi Jalan di Tempat

2 hari lalu

Gapki: Kebutuhan Sawit Naik, Produksi Jalan di Tempat

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengatakan saat ini permintaan akan kelapa sawit sedang naik tapi produksi justru masih stagnan.


Harga Pupuk Melonjak, Petani Kelapa Sawit Minta Subsidi

2 hari lalu

Harga Pupuk Melonjak, Petani Kelapa Sawit Minta Subsidi

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung mengeluhkan tingginya harga pupuk. Petani sawit minta subsidi.


Yakin Indonesia pada 2045 Stop Impor Bahan Bakar Fosil, Ini Hitungan Luhut

10 hari lalu

Yakin Indonesia pada 2045 Stop Impor Bahan Bakar Fosil, Ini Hitungan Luhut

Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pada tahun 2045, Indonesia tidak lagi mengimpor bahan bakar fosil.


Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir Lama di Indonesia, Gapki: Kalau Ada Keperluan Gimana?

13 hari lalu

Devisa Hasil Ekspor Wajib Parkir Lama di Indonesia, Gapki: Kalau Ada Keperluan Gimana?

Gapki menyoroti rencana pemerintah merevisi PP No 1 Tahun 2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan Pengolahan SDA.


DPRD DKI Minta Transjakarta Lakukan Trobosan Raih Pedapatan di Luar Penjualan Tiket

15 hari lalu

DPRD DKI Minta Transjakarta Lakukan Trobosan Raih Pedapatan di Luar Penjualan Tiket

DPRD DKI Jakarta meminta PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) segera melakukan terobosan untuk meraih pendapatan selain dari penjualan tiket.


Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

16 hari lalu

Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

T Aviana Sinar Abadi Tbk membidik dana segar sebanyak Rp100 miliar dari aksi penawaran umum perdana saham atau IPO.


Incar Rp 1,49 T dari IPO, Bank Sumut Gunakan untuk Ekspansi Kredit dan Digitalisasi

19 hari lalu

Incar Rp 1,49 T dari IPO, Bank Sumut Gunakan untuk Ekspansi Kredit dan Digitalisasi

Bank Sumut akan segera melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau IPO


Biodiesel B35 Dipakai Mulai 1 Februari 2023, Ini Pertimbangan ESDM

22 hari lalu

Biodiesel B35 Dipakai Mulai 1 Februari 2023, Ini Pertimbangan ESDM

ESDM menegaskan penggunaan bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan persentase sebesar 35 persen (B35) mulai berlaku 1 Februari 2023.


Perpu Cipta Kerja, Ekonom Sebut Negara Kehilangan Pendapatan karena Nol Persen Hilirisasi Batu Bara

22 hari lalu

Perpu Cipta Kerja, Ekonom Sebut Negara Kehilangan Pendapatan karena Nol Persen Hilirisasi Batu Bara

Bhima Yudhistira Adhinegara menilai kebijakan nol persen royalty hilirisasi batu bara yang diatur dalam Perpu Cipta Kerja sangat tidak tepat.