Sandiaga: Jumlah Wisman Naik 532 Ribu, Terbanyak dari Australia

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Sabtu 17 September 2022. Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Pulau Nusa Penida seperti Pantai Kelingking, Broken Beach serta Angel's Billabong untuk meninjau kondisi pariwisata dan ekonomi kreatif beserta infrastruktur dan sarana penunjang pariwisata serta potensi investasi di Nusa Penida. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan pada September lalu, terjadi peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 10,8 persen atau 538 ribu pengunjung. Peningkatan itu melanjutkan pertumbuhan pergerakan wisman dari bulan sebelumnya yang mencapai 5,6 persen. 

"Negara dengan wisman terbanyak adalah Australia," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing di Jakarta pada Kamis, 10 November 2022. 

Sandiaga melanjutkan, berdasarkan originya, wisman paling banyak masuk ke Indonesia berasal dari Singapura, disusul Malaysia, India, lalu Inggris. Adapun mayoritas wisman melancong ke Tanah Air menggunakan moda transportasi udara. Sandiaga berujar, peningkatan jumlah wisman pun otomatis menambah tingkat hunian kamar baik berbintang maupun non-bintang. 

Baca: Pulau Pasir NTT Diklaim Australia, Sandiaga: Setiap Jengkal Tanah RI Harus Dipertahankan

Dengan pencapaian tersebut, tutur Sandiaga, total wisman sepanjang 2022 sudah mencapai 2,4 juta pengunjung. Ia pun memperkirakan jika selama tiga bulan ke depan Indonesia berhasil menjaga jumlah wisman 500 ribu orang, total capaian pada akhir tahun akan melebihi target pemerintah menjadi 3,9 hingga 4 juta pengunjung. 

Adapun pemerintah menargetkan jumlah kunjungan turis asing tahun sebanyak 1,8 juta sampai 3,6 juta orang. Untuk mencapainya, pemerintah tengah berfokus pada kualitas pariwisata dengan peningkatan lama tinggal, pendapatan, dan pengalaman wisatawan selama berkunjung ke Indonesia. Langkah itu, kata dia, sejalan dengan naiknya amenitas, atraksi, dan penerapan CHSE di destinasi wisata.

Sadiaga menyatakan akan terus menggencarkan promosi dan menjaring wisatawan berkualitas dari berbagai negara di dunia. Caranya dengan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Indonesia melalui sektor pariwisata. Beberapa negara yang menjadi target program promosi ialah Inggris, Prancis, Rusia, Belanda, Jerman, Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Singapura, Malaysia, Cina, Jepang, Korea Selatan, India, dan Australia.

Meskipun kini dunia tengah menghadapi ancaman resesi ekonomi, Sandiaga yakin target kunjungan wisman ke Indonesia dapat tercapai di ambang batas atas. Lebih lanjut, ia menilai target kunjungan wisman pun akan meningkat pada 2023 karena bandara bakal menambah jumlah slot penerbangan.

Dia berharap para investor di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menanamkan modal untuk hotel, restoran, dan kafe. Sandiaga mengaku mengincar investasi US$ 6 sampai US$ 8 miliar di lima Destinasi Super Prioritas (DSP), delapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan tiga destinasi pariwisata berkelanjutan.

RIANI SANUSI PUTRI 

Baca juga: Jelang G20, Luhut: Pasti Ada Banyak Orang yang Minta Tolong ke Jokowi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Ada Perjanjian Anies Baswedan dengan Prabowo, Gerindra: Bukan Konsumsi Publik

5 jam lalu

Ada Perjanjian Anies Baswedan dengan Prabowo, Gerindra: Bukan Konsumsi Publik

Politikus Gerindra Dasco membenarkan ada dokumen perjanjian antara Anies Baswedan dan Prabowo. Tapi ia menyebut bukan konsumsi publik.


Nongsa Neptune Regata, Puluhan Turis Nikmati Keindahan Kepulauan Riau dengan Yacht

6 jam lalu

Nongsa Neptune Regata, Puluhan Turis Nikmati Keindahan Kepulauan Riau dengan Yacht

Nongsa Neptune Regata merupakan event yang diikuti oleh kapal yacht dari berbagai negara.


Prabowo dan Sandiaga Sempat Bahas Anies Baswedan sebagai Capres 2024

7 jam lalu

Prabowo dan Sandiaga Sempat Bahas Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Jika harus dihadapkan dengan memilih antara Anies dan Prabowo, Sandiaga dengan tegas mengatakan akan memilih Prabowo.


Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, Sandiaga Uno Ajak Desa Berpartisipasi

8 jam lalu

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, Sandiaga Uno Ajak Desa Berpartisipasi

Menurut Sandiaga Uno, penyelenggaraan Anugerah Desa Wisata Indonesia ini telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat daerah.


Ternyata Ini Alasan Sandiaga Uno Beri Posisi Cagub DKI Jakarta 2017 ke Anies Baswedan

8 jam lalu

Ternyata Ini Alasan Sandiaga Uno Beri Posisi Cagub DKI Jakarta 2017 ke Anies Baswedan

Sandiaga mengungkapkan soal pencalonan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI 2017. Apa itu?


Menparekraf Sandiaga Uno Beri Tips Promosi untuk Pemilik Bisnis Travel Haji dan Umrah

11 jam lalu

Menparekraf Sandiaga Uno Beri Tips Promosi untuk Pemilik Bisnis Travel Haji dan Umrah

Menparekraf Sandiaga Uno memberikan tips promosi bagi pemilik bisnis travel haji dan umrah. Bagaimana tipsnya?


Jokowi Beri Arahan ke Sandiaga untuk Capai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

11 jam lalu

Jokowi Beri Arahan ke Sandiaga untuk Capai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Tahun ini, Indonesia menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,4 juta serta wisatawan nusantara sebesar 1,4 miliar pergerakan.


Sandiaga Uno Sebut Fadli Zon Pegang Fakta Perjanjian Politik Prabowo dan Anies Baswedan

14 jam lalu

Sandiaga Uno Sebut Fadli Zon Pegang Fakta Perjanjian Politik Prabowo dan Anies Baswedan

Nama Fadli Zon muncul dalam pusaran perjanjian politik yang pernah dibuat oleh Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Sandiaga Uno.


Sandiaga Uno Ungkap Legalitas Perjanjian Politik Prabowo dan Anies Baswedan

14 jam lalu

Sandiaga Uno Ungkap Legalitas Perjanjian Politik Prabowo dan Anies Baswedan

Sandiaga Uno mengungkapkan legalitas perjanjian politik antara Prabowo Subianto dan Anies Baswedan yang dilakukan jelang pilgub DKI Jakarta 2017.


Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

17 jam lalu

Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

Anies Baswedan disebut hanya memiliki perjanjian dengan Sandiaga Uno soal pembagian biaya kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.