Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kritik Menteri Kominfo Tak Bisa Jawab Sumber Data yang Bocor, Pakar: Bukan Contoh Baik

image-gnews
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (Kominfo)
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (Kominfo)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya mengkritik sikap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate yang tidak bisa mengungkap sumber data SIM card yang bocor. Kebocoran data pribadi itu diunggah oleh sebuah akun bernama Bjorka di forum breached.to dan diduga telah diperjualbelikan di salah satu situs hacker.

“Lha, sumber data registrasi kartu SIM bocor saja mereka tidak bisa jawab. Malah menyangkal itu bukan dari Kominfo. Ini kan bukan contoh yang baik,” ujar dia saat dihubungi pada Minggu, 4 September 2022.

Sebelumnya, dalam unggahannya Bjorka mengklaim memiliki 1.304.401.300 data registrasi kartu SIM atau sebanyak 87 GB yang berisi nomor induk kependudukan (NIK), nomor telepon, operator seluler yang digunakan dan tanggal penggunaan.

Akun itu mengaku telah membagikan 2 juta data sampel yang telah dikumpulkan dari 2017 hingga 2020. Ia menampilkan sampel data tersebut, dan diketahui terdapat sejumlah nama operator telekomunikasi, di antaranya Telkomsel, Indosat, Tri, XL, dan Smartfren.

Menurut Alfons, seharusnya Kominfo segera melakukan investigasi dan memberikan pertanggungjawaban. “Kok data masyarakat yang diharuskan diinput oleh Kominfo ini bocor dan sekarang malah tidak tahu bocornya dari mana,” kata dia.

Menteri Kominfo Minta Data Pribadi Dijaga Sendiri

Sebelumnya, Kominfo telah melakukan penelusuran internal terkait dugaan kebocoran data pendaftaran kartu SIM telepon Indonesia itu. "Dari penelusuran tersebut, dapat diketahui bahwa Kementerian Kominfo tidak memiliki aplikasi untuk menampung data registrasi kartu prabayar dan pascabayar," ujar Biro Humas Kementerian Kominfo melalui keterangan tertulis pada Kamis, 1 September 2022.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Apa itu Pusat Data Nasional yang Terkena Ransomware?

58 menit lalu

ilustrasi serangan virus ransomware. shutterstock.com
Apa itu Pusat Data Nasional yang Terkena Ransomware?

Pusat Data Nasional adalah sekumpulan pusat data yang digunakan dengan sistem bagi pakai


Heboh Data Kemenhub Disebut Bocor dan Dijual di Dark Web, Benarkah?

2 jam lalu

Data Kemenhub Dijual di Dark Web. FOTO/X
Heboh Data Kemenhub Disebut Bocor dan Dijual di Dark Web, Benarkah?

Juru Bicara Kementerian Perhubungan atau Kemenhub Adita Irawati angkat bicara menanggapi kabar kebocoran data di kementerian tersebut.


Data BAIS, INAFIS, dan Kemenhub Diduga Bocor di Dark Web, Dijual hingga USD 7.000

3 jam lalu

Data BAIS, Dijual di Dark Web. FOTO/X
Data BAIS, INAFIS, dan Kemenhub Diduga Bocor di Dark Web, Dijual hingga USD 7.000

Data BAIS, INAFIS, dan Kemenhub disebut-sebut telah bocor dan dijual di dark web dengan harga US$ 7.000 atau sekitar Rp 114,72 miliar.


Serangan Ransomware PDN, Pakar: Pemerintah Harus Punya Pusat Cadangan Data

4 jam lalu

Ransomware serupa dengan malware yakni sebagai virus dan program jahat yang dapat mengambil alih perangkat. Kenali pengertian dan jenisnya. Foto: Canva
Serangan Ransomware PDN, Pakar: Pemerintah Harus Punya Pusat Cadangan Data

Kominfo menyatakan serangan siber ransomware ke PDN itu merugikan layanan publik.


Fakta-fakta Pusat Data Nasional Diobok-obok Hacker Ransomware: 210 Instansi Terdampak

5 jam lalu

Ransomware hasil pengembangan varian LockBit 3.0 menyusup hingga ke jantung data negara.
Fakta-fakta Pusat Data Nasional Diobok-obok Hacker Ransomware: 210 Instansi Terdampak

Insiden siber yang menyasar Pusat Data Nasional Sementara dipastikan bentuk dari serangan ransomware varian LockBit 3.0.


BSSN Ungkap Dugaan Kebocoran Data Inafis, Polri Bakal Cek dan Mitigasi

5 jam lalu

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. Istimewa
BSSN Ungkap Dugaan Kebocoran Data Inafis, Polri Bakal Cek dan Mitigasi

Polri bakal mengecek dugaan kebocoran data milik Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) yang dijual di darkweb.


Server PDN Kominfo Down, Dirjen Imigrasi: Sistem Perlintasan di Bandara dan Pelabuhan Internasional Sudah Pulih

12 jam lalu

Petugas Imigrasi (kiri) melayani pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Non TPI Jakarta Barat, Jakarta, Senin 25 Juni 2024. Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memastikan bahwa layanan keimigrasian sudah pulih pascagangguan pada Pusat Data Nasional (PDN). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Server PDN Kominfo Down, Dirjen Imigrasi: Sistem Perlintasan di Bandara dan Pelabuhan Internasional Sudah Pulih

Titik-titik tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) utama di antaranya Bandara Internasional Soekarno Hatta, I Gusti Ngurah Rai, dan Juanda.


6 Tuntutan SAFEnet ke Pemerintah terkait Serangan Siber di Pusat Data Nasional

14 jam lalu

Dari kiri Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) Semuel Abrijani Pangarepan, Direktur _Network dan IT Solution_ Telkom Sigma Herlan Wijanarko (kemeja biru), Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria (batik) melakukan konferensi pers pembobolan Pusat Data Sementara di Surabaya yang berimbas ke 210 instansi di Gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat pada Senin, 24 Juni 2024. TEMPO/Desty Luthfiani.
6 Tuntutan SAFEnet ke Pemerintah terkait Serangan Siber di Pusat Data Nasional

SAFEnet menyebut serangan siber yang membuat PDN lumpuh membuktikan tidak adanya komitmen pemerintah dalam membangun insfrastruktur vital.


Pengamat Sebut Gangguan PDNS Bisa Turunkan Kepercayaan Masyarakat ke Pemerintah

16 jam lalu

Virus komputer yang memanfaatkan kematian Michael Jackson bergentayangan
Pengamat Sebut Gangguan PDNS Bisa Turunkan Kepercayaan Masyarakat ke Pemerintah

Gangguan terhadap PDNS merupakan sebuah krisis besar yang berdampak luas hingga beberapa layanan terganggu.


Daftar 56 Layanan Publik yang Terhubung Pusat Data Nasional, Kena Ransomware?

20 jam lalu

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, usai konferensi pers terkait serangan siber yang menyasar Pusat Data Nasional Sementara (PDNS), Senin, 24 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Daftar 56 Layanan Publik yang Terhubung Pusat Data Nasional, Kena Ransomware?

Sejumlah layanan publik kementerian dan lembaga yang terintegrasi dengan Pusat Data Nasional.