Tokopedia Kenakan Biaya Jasa Aplikasi Rp 1.000 per Transaksi, Untuk Produk Apa Saja?

Tokopedia

TEMPO.CO, Jakarta - Platform e-commerce Tokopedia menanggapi ramai pertanyaan warganet soal pungutan biaya aplikasi Rp 1.000 untuk setiap transaksi. Kebijakan itu diterapkan per 1 Agustus 2022.

Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan Tokopedia terus berupaya meningkatkan kualitas pengalaman pengguna. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan biaya jasa aplikasi.

"Sebesar Rp1.000 per 1 Agustus 2022 untuk setiap transaksi produk fisik melalui situs maupun aplikasi Tokopedia," kata Ekhel, Rabu, 3 Agustus 2022.

Namun biaya jasa aplikasi ini, menurut Ekhel, tidak berlaku untuk transaksi produk keuangan, produk digital, TopAds, zakat dan donasi, kecuali transaksi pembulatan emas, donasi atau pulsa yang disertakan dalam pembelian produk fisik.

Di media sosial Twitter hingga kini keyword dengan tagar Tokopedia masih menjadi salah satu topik yang viral dan paling banyak dibicarakan oleh warganet. Salah satu netizen, misalnya, mengunggah foto tangkapan layar dari percakapannya dengan @TokopediaCare.

Di situ dijelaskan bahwa per 3 Agustus 2022, tiap transaksi pembelian barang fisik akan dikenakan biaya jasa aplikasi. Biaya ini disebutkan untuk meningkatkan kualitas pengalaman Toppers di Tokopedia. 






Twitter Blue Dapat Fitur Tweet yang Dapat Diedit di Tiga Negara

4 jam lalu

Twitter Blue Dapat Fitur Tweet yang Dapat Diedit di Tiga Negara

Twitter meluncurkan fitur untuk mengedit tweet ke pelanggan Twitter Blue di Kanada, Australia, dan Selandia Baru.


Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

1 hari lalu

Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

Jumlah pengguna dan volume transaksi salah satu sistem pembayaran non tunai QRIS terus meningkat hingga saat ini.


Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 153 Orang Viral di China

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 153 Orang Viral di China

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 153 orang menjadi sorotan sejumlah media di China


Pengamat: Disinformasi Aplikasi Penyadapan Social Spy WhatsApp Masif

3 hari lalu

Pengamat: Disinformasi Aplikasi Penyadapan Social Spy WhatsApp Masif

Pada kasus Social Spy WhatsApp, puluhan domain Indonesia .id, .co.id dan .or.id secara serentak menyebarkan disinformasi.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Aplikasi Diagnosis Autisme Telkom University, Meta

4 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Aplikasi Diagnosis Autisme Telkom University, Meta

Topik tentang tim Telkom University mengembangkan aplikasi pencegah disabilitas autisme menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

5 hari lalu

Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

Kepiawaian pramuwisata memegang peran terhadap kehadiran dari para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.


Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

5 hari lalu

Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

Pembuatan aplikasi itu melibatkan anggota tim dari mahasiswa Telkom University.


Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

5 hari lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

5 hari lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

5 hari lalu

Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

Livin' by Mandiri bisa digunakan oleh IMEI base di luar negeri dengan sim card luar negeri sepanjang WNI memiliki NIK.