Rupiah Melemah 11 Poin, Terpengaruh Kenaikan Suku Bunga The Fed

Aktivitas pelayanan penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup berbalik menguat 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.625 per dolar AS pada Selasa (4/8) sore. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mencatat pada perdagangan sore ini rupiah melemah 11 poin. 

"Walaupun sebelumnya sempat melemah 15 poin di level Rp. 14.836 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.824," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Senin, 20 Juni 2022.

Pergerakan mata uang garuda ini seiring dengan pelemahan dolar Amerika Serikat. Ibrahim mengatakan bank sentral telah memperketat kebijakan moneter pekan lalu dengan kenaikan suku bunga.

The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin Rabu lalu. Kenaikan ini menjadi yang terbesar sejak 1994, meskipun risiko resesi meningkat. Swiss National Bank juga menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada hari Kamis, sementara Bank of England mengikuti untuk menaikkan menjadi 1,25 persen pada hari yang sama.

Sejalan dengan itu, dari dalam negeri, rupiah terpengaruh oleh kewaspadaan  kenaikan suku bunga acuan. Kenaikan suku bunga memberikan dampak yang sudah terasa dari melemahnya mata uang rupiah.

Dengan kenaikan suku bunga tersebut, arus modal asing kembali keluar di pasar surat utang. Sebab, spread antara yield SBN dan yield treasury di tenor yang sama semakin menyempit.

"Investor asing cenderung mengalihkan dana ke negara maju, memicu capital outflow di emerging market," ucapnya.

Selain itu, penyempitan likuiditas terjadi karena bank dalam posisi mengejar pertumbuhan kredit yang tinggi pasca-pandemi melandai. Namun, terhalang oleh kenaikan tingkat suku bunga.

Perebutan dana antara pemerintah dan bank dalam menjaga tingkat pembiayaan defisit anggaran akan membuat dana deposan domestik berpindah ke SBN. Crowding out sangat membahayakan kondisi likuiditas di sektor keuangan.

Kemudian, masalah imported inflation naik akibat membengkaknya biaya impor bahan baku dan barang konsumsi. Situasi ini dipicu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Berdasarkan survei Pemantauan Harga yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada minggu III Juni 2022 menunjukkan, perkembangan inflasi sampai dengan minggu ketiga Juni 2022 diperkirakan 0,43 persen.

Baca juga: Rupiah Ditutup Melemah, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Berikut Daftar Lima Sentimen Warnai Industri Properti Tahun Depan

4 menit lalu

Berikut Daftar Lima Sentimen Warnai Industri Properti Tahun Depan

Pengembang di Indonesia diimbau untuk mewaspadai sejumlah sentimen negatif yang membayangi kinerja sektor properti pada 2023.


Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

1 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Global di 2023: Bisa Jadi Turning Point kalau Perang Berhenti

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan ada sejumlah tantangan yang harus pengusaha Indonesia hadapi memasuki tahun 2023.


Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

2 hari lalu

Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

Rupiah menguat 0,85 persen dari posisi kemarin yang ditutup di level Rp 15.563.


Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

3 hari lalu

Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

Rupiah menutup perdagangan Kamis, 1 Desember 2022 dengan penguatan 169 poin di level Rp 15.563 per dolar AS.


Utang RI Mendekati Rp 7.500 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman, Asalkan...

3 hari lalu

Utang RI Mendekati Rp 7.500 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman, Asalkan...

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai utang Indonesia masih tergolong aman.


Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

4 hari lalu

Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan tersendiri untuk menghadapi perekonomian global yang bergejolak.


Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

5 hari lalu

Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah.


Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

6 hari lalu

Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

Kurs rupiah melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 28 November 2022.


OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

6 hari lalu

OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2024.


Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

6 hari lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.