Mengenal Perusahaan Ekspedisi, Bukan Cuma Kirim Barang

Reporter

Petugas mengecek alamat paket sebelum dikirim, di Kantor Pusat JNE, Jakarta, 16 Oktober 2017. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Saat ini, perkembangan teknologi membuat maraknya perdagangan online di e-commerce. Hal ini kemudian mendorong melahirkan perusahaan ekpedisi sebab permintaan para pelaku bisnis untuk menyalurkan barang dagangannya ke konsumen. Saat ini, perkembangan perusahaan ekpedisi di Indonesia tumbuh sangat pesat, banyak diminati, dan semakin kompetitif. Namun, apa perusahaan ekpedisi itu?

Melansir dari eprints.umm.ac.id, di Indonesia, terdapat beberapa jasa pengiriman seperti Pos Indonesia, JNE, TIKI, J&T Express, Si Cepat, Wahana, dan masih banyak lagi. Jasa-jasa  pengiriman tersebut bergerak di bawah perusahaan ekspedisi. Perusahaan ekpedisi didefinisikan sebagai forwarding agent atau perusahaan yang memberikan jasa dalam bentuk pengumpulan, pengurusan, pergudangan, dan penyerahan barang. Dengan demikian, perusahaan ekspedisi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman barang, kurir ekspres, dan logistik.

Dijelaskan dalam lionparceljakarta.id, setiap perusahaan ekpedisi memiliki peraturan atau prosedurnya tersendiir dalam mengirimkan barang. Ada yang memiiki prosedur yang mudah dan sederhana, tetapi juga tidak sedikit perusahaan ekpedisi yang mempunyai sederet aturan yang rumit dalam proses pengiriman barang.

Umumnya, prosedur yang rumit cenderung memiliki keamanan pengiriiman barang yang lebih aman dan memuaskan. Oleh sebab oti, konsumen harus pandai memilih jasa ekpedisi yang teliti dan terbukti melakukan pengiriman dengan baik

Terdapat beberapa tahapan yang dilakukan oleh perusahaan ekpedisi dalam mengirimkan barang. Pertama, mengidentifikasi barang yang dikirim tidak melanggar hukum dan sesuai dengan ketentuan perusahaan ekpedisi yang bersangkutan. Kedua, packing atau pengemasan barang dengan ketentuan jenis barang mudah pecah, cairan atau makanan.

Beberapa perusahaan ekpedisi tidak menerima jenis barang-barang tertentu. Ketiga, pengurusan administrasi surat yaitu berupa izin dan administrasi bea cukai yang bersangkutan. Pihak perusahaan ekpedisi akan mengatur dan mengurus dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pengiriman.

Dikutip dari repository.stei.ac.id, salah satu cara mengembangkan usaha yang dilakukan perusahaan ekspedisi yaitu dengan melakukan sistem kemitraan. Para pengusaha ekpedisi bekerjasama langsung dengan perusahaan e-commerce dan customer regular (pedagang konvensional). 

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca: Ingin Buka Perusahaan Ekspedisi? Ketahui Pola Kerjanya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Kiat Memanfaatkan Keranjingan Orang Belanja Online

1 hari lalu

Kiat Memanfaatkan Keranjingan Orang Belanja Online

Kini masyarakat senang belanja online untuk barang kebutuhan di toko daring maupun marketplace. Berikut tips agar bisnis online lancar.


Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

6 hari lalu

Waspada Penguras Saldo Rekening dengan Modus Soceng Mobile Banking, Apa Itu?

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengungkap salah satu modus pembobolan rekening bank.


Trik Baru Kuras Saldo Rekening dengan Menyamar Jadi Kurir, Nama J&T Dicatut

6 hari lalu

Trik Baru Kuras Saldo Rekening dengan Menyamar Jadi Kurir, Nama J&T Dicatut

Meski tidak memberikan OTP yang dikirimkan ke SMS miliknya kepada siapapun, namun saldo rekening korban tetap bisa diambil alih.


Kemenko Perekonomian Beberkan 5 Sektor Usaha yang Bikin Ekonomi Digital RI Moncer

7 hari lalu

Kemenko Perekonomian Beberkan 5 Sektor Usaha yang Bikin Ekonomi Digital RI Moncer

Potensi ekonomi digital lainnya, kata Rudy, berasal dari startup yang jumlahnya mencapai 2.400.


Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

7 hari lalu

Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

Hasil studi Kredivo 2022 menunjukkan peningkatan penggunaan paylater yang sebelumnya pada 2021 sebesar 12 persen meningkat 17 persen pada 2022.


Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

7 hari lalu

Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

Mendag memperkirakan ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 77 miliar pada 2022.


Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

8 hari lalu

Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

Riset yang menunjukkan transaksi uang elektronik atau e-wallet tumbuh pesat hingga 58,6 persen.


Bos Bukalapak Blak-blakan Soal Harapannya ke Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador

8 hari lalu

Bos Bukalapak Blak-blakan Soal Harapannya ke Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador

Presiden Bukalapak Teddy Oetomo blak-blakan menyebut harapannya pada aktor Korea Selatan Song Joong Ki yang jadi brand ambassador e-commerce itu.


Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador, Bukalapak Segera Ekspansi ke Korea Selatan?

8 hari lalu

Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador, Bukalapak Segera Ekspansi ke Korea Selatan?

Bukalapak tidak menutup kemungkinan akan melakukan ekspansi ke Korea Selatan setelah menggandeng aktor Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador.


Bukalapak Gelar Itemku Gamecon, Konvensi Game dan NFT Pertama dan Terbesar di Indonesia

10 hari lalu

Bukalapak Gelar Itemku Gamecon, Konvensi Game dan NFT Pertama dan Terbesar di Indonesia

Bukalapak menggelar acara Itemku Gamecon pada 25-26 November 2022 di Senayan Park, Jakarta. Akan ada apa saja di acara tersebut?