Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

BI-FAST Tarif Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500, Bank Mana Saja?

Reporter

image-gnews
Pengunjung melakukan transaksi pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Mall Kota Kassabalnka, Jakarta, Selasa, 2 November 2021. Bank Indonesia menetapkan biaya transfer online menggunakan sistem BI Fast maksimal Rp 2.500 dari bank kepada nasabah. TEMPO/Tony Hartawan
Pengunjung melakukan transaksi pada mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Mall Kota Kassabalnka, Jakarta, Selasa, 2 November 2021. Bank Indonesia menetapkan biaya transfer online menggunakan sistem BI Fast maksimal Rp 2.500 dari bank kepada nasabah. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPada Desember 2021 lalu, Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan BI Fast Payment atau BI-FAST. BI-FAST merupakan sistem pembayaran ritel nasional pengganti Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Mengutip bi.go.id, Bank Indonesia mengembangkan BI-FAST dengan tujuan untuk menjadi jawaban kebutuhan masyarakat akan layanan transfer dana yang lebih efisien, cepat (real-time), dan tersedia setiap saat. Sistem pembayaran ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan Sistem Pembayaran Ritel Nasional dengan menyediakan alternatif terhadap infrastruktur Sistem Pembayaran nasional yang sudah ada. Selain itu, BI-FAST juga digadang dapat menambah laju digitalisasi ekonomi nasional.

Mengutip laman akun instagram resmi Bank Indonesia, terdapat 21 perbankan yang menyediakan layanan transfer BI-FAST. Dengan  menggunakan BI-FAST, batas maksimal nominal transfer yang tersedia adalah Rp 250 juta per transaksi, sedangkan minimal nominal transfer adalah Rp 1. 

Keuntungan lain dari penggunaan BI-FAST adalah biaya transfernya hanya Rp 2.500 per transfer. Tambah lagi, durasi penyelesaian pembayarannya hanya selama 25 detik.

Namun, penerapan BI-FAST masih berada pada tahap awal, sehingga layanannya baru tersedia di mobile banking, internet banking, teller.

Selain itu, penetapan skema harga BI-Fast dari BI ke peserta ditetapkan Rp 19 per transaksi, sementara dari peserta ke nasabah ditetapkan maksimal Rp 2.500 per transaksi. Nilai ini lebih murah dibandingkan tarif SKNBI yang dipatok maksimum Rp 2.900 per transaksi.

Daftar Bank Peserta BI-FAST

Dalam implementasinya, BI telah menetapkan 22 peserta BI-Fast tahap pertama yang mulai kemarin dan 22 calon peserta tahap kedua pada Januari 2022.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berikut adalah 22 bank peserta BI-Fast tahap pertama pada 21 Desember 2021:
1. Bank Tabungan Negara (BTN)
2. Bank DBS Indonesia
3. Bank Permata
4. Bank Mandiri
5. Bank Danamon Indonesia
6. Bank CIMB Niaga
7. Bank Central Asia (BCA)
8. Bank HSBC Indonesia
9. Bank UOB Indonesia
10. Bank Mega
11. Bank Negara Indonesia (BNI)
12. Bank Syariah Indonesia (BSI)
13. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
14. Bank OCBC NISP
15. Bank Tabungan Negara UUS
16. Bank Permata UUS
17. Bank Cimb Niaga UUS
18. Bank Danamon Indonesia UUS
19. Bank BCA Syariah
20. Bank Sinarmas
21. Bank Citibank N.A.
22. Bank Woori Saudara Indonesia

Sementara, untuk 22 calon peserta BI Fast tahap kedua yaitu:
1. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
2. Bank Sahabat Sampoerna
3. Bank Harda Internasional (Allo Bank)
4. Bank Maspion
5. Bank KEB Hana Indonesia
6. Bank Rakyat Indonesia Agroniaga (Bank Raya)
7. Bank Ina Perdana
8. Bank Mandiri Taspen
9. Bank Nasional Nobu
10. Bank Jatim UUS
11. Bank Mestika Dharma
12. Bank Jatim
13. Bank Multiarta Sentosa
14. Bank Ganesha
15. Bank OCBC NISP UUS
16. Bank Digital BCA
17. Bank Sinarmas UUS
18. Bank Jateng UUS
19. Standard Chatered Bank
20. Bank Jateng
21. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali
22. Bank Papua

M. IHSAN NURHIDAYAH 

Baca: BI-FAST Jawab Kebutuhan Transaksi Murah

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sidak Harga di Pasar Tradisional Solo, Harga Daging Sapi, Cabai hingga Beras Naik Jelang Idul Adha

18 jam lalu

TPID Kota Solo melakukan sidak untuk memantau harga barang-barang kebutuhan pokok di Pasar Kadipolo Solo, Jawa Tengah, Rabu, 12 Juni 2024, menjelang Idul Adha 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Sidak Harga di Pasar Tradisional Solo, Harga Daging Sapi, Cabai hingga Beras Naik Jelang Idul Adha

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo memantau harga berbagai barang kebutuhan pokok di pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah, Rabu, 12 Juni 2024.


Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

22 jam lalu

Lee Jae-myung, pemimpin oposisi utama Partai Demokrat, menghadiri acara pembubaran kamp pemilihan untuk pemilihan parlemen ke-22 di Seoul, Korea Selatan, 11 April 2024. REUTERS/Kim Hong-Ji
Pemimpin Oposisi Korea Selatan Didakwa atas Transfer Dana ke Korea Utara

Pemimpin oposisi utama Korea Selatan Lee Jae-myung didakwa pada Rabu 12 Juni 2024 atas tuduhan suap dan transfer dana ke Korea Utara


3 Cara Bayar M-Paspor Via BNI, BRI dan Mandiri yang Praktis

1 hari lalu

Warga mengakses aplikasi M-Paspor di Jakarta, Kamis 27 Januari 2022. Kemenkumham resmi meluncurkan aplikasi Mobile Paspor atau M-Paspor yang dapat digunakan masyarakat untuk membuat paspor secara daring. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
3 Cara Bayar M-Paspor Via BNI, BRI dan Mandiri yang Praktis

Untuk membayar paspor, Anda bisa transfer melalui bank secara online. Berikut ini cara bayar M-Paspor via bank BNI, BRI, dan Mandiri.


BI Perkirakan Penjualan Eceran Mei 2024 Meningkat, Produk Apa Saja?

1 hari lalu

Penjualan Makanan-Minuman Naik Selama Ramadan
BI Perkirakan Penjualan Eceran Mei 2024 Meningkat, Produk Apa Saja?

BI memperkirakan kinerja penjualan eceran bulan Mei 2024 meningkat, Indeks Penjualan Riil Mei 2024 tumbuh 4,7 persen secara tahunan.


OJK Minta Perbankan Bangun Sistem Berantas Judi Online, Bisa Memantau Pergerakan Aneh dan Menelusuri Transaksi Kecil

4 hari lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
OJK Minta Perbankan Bangun Sistem Berantas Judi Online, Bisa Memantau Pergerakan Aneh dan Menelusuri Transaksi Kecil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan untuk turut serta memberantas aktivitas judi online atau daring yang kian marak.


Bank Mandiri Gelar Aksi Bersih-bersih di SUGBK

4 hari lalu

Bank Mandiri Gelar Aksi Bersih-bersih di SUGBK

Sampah yang terkumpul didaur ulang menjadi produk berguna.


Inilah Alasan Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI

7 hari lalu

Logo Muhammadiyah. ANTARA/HO-istimewa
Inilah Alasan Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI

Muhammadiyah mengatakan alasan penarikan dana tersebut disebabkan penempatan dana Muhammadiyah selama ini terlalu banyak berada di BSI.


Bank Mandiri Tekan Emisi Perusahaan dengan Digital Carbon Tracking

7 hari lalu

Bank Mandiri Tekan Emisi Perusahaan dengan Digital Carbon Tracking

Bank Mandiri semakin serius menerapkan platform Digital Carbon Tracking sebagai langkah transparansi dalam menginformasikan emisi gas rumah kaca (GRK) dari operasional perusahaan.


BI Targetkan Nilai Tukar Rupiah Menguat di Level Rp 15.300-15.700 per Dolar AS Tahun Depan

7 hari lalu

Ilustrasi uang rupiah. Shutterstock
BI Targetkan Nilai Tukar Rupiah Menguat di Level Rp 15.300-15.700 per Dolar AS Tahun Depan

BI terus menjaga nilai tukar rupiah, melakukan intervensi di pasar valas, hingga menaikkan suku bunga.


Bos BI: Ekonomi RI 2025 Tumbuh 4,8-5,6 Persen, Dipengaruhi Kebijakan Fiskal

7 hari lalu

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat menyampaikan Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Februari 2024 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu 21 Februari 2024. Perry Warjiyo mengatakan keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% tetap konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability. TEMPO/Tony Hartawan
Bos BI: Ekonomi RI 2025 Tumbuh 4,8-5,6 Persen, Dipengaruhi Kebijakan Fiskal

Perry Warjiyo mengatakan negara-negara mitra dagang utama RI mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.