Tumbuh 15,67 Persen, Dana Bank Umum di SBN 2021 Rp 1.591 Triliun

Aktivitas pelayanan penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup berbalik menguat 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.625 per dolar AS pada Selasa (4/8) sore. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, JakartaLembaga kajian ekonomi Institute For Development of Economics and Finance (Indef) mengungkapkan dana bank umum yang ditempatkan pada Surat Berharga Negara (SBN) di tahun 2021 telah mencapai Rp1.591 triliun atau tumbuh 15,67 persen (year on year/yoy). 

"Jadi ini naik signifikan Rp1.000 triliun dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp581 triliun," kata peneliti Center Macroeconomics and Finance Indef Abdul Manap dalam acara Tanggapan terhadap Kinerja Ekonomi 2021 di Jakarta, Selasa 8 Februari 2022.

Adapun pada tahun 2020, dana bank umum di SBN tercatat sebesar Rp1.376 triliun atau tumbuh 136,61 persen (yoy).

Dari penempatan dana di SBN tersebut, Abdul mengungkapkan pendapatan bunga perbankan mencapai Rp64,3 triliun pada tahun 2019, yang kemudian naik menjadi Rp75,6 triliun pada 2020 dan menjadi Rp71,5 triliun pada Oktober 2021.

Jika dilihat dari porsinya, dana bank umum di SBN juga kian meningkat dari tahun 2015 yang sebesar 23,95 persen, menjadi 29,22 persen di 2016, sebesar 23,41 persen pada 2017, sebesar 26,94 persen di tahun 2018, dan sedikit menurun ke 21,12 persen pada 2019.

"Namun pada 2020 kembali melonjak menjadi 35,54 persen dan 34,01 persen posisi terakhirnya di 2021," ucap dia.






Rupiah Akhir Tahun Diprediksi Tak Sampai Rp 15.000, Ekonom: Rupiah Masih Undervalued

2 jam lalu

Rupiah Akhir Tahun Diprediksi Tak Sampai Rp 15.000, Ekonom: Rupiah Masih Undervalued

Nilai tukar rupiah terpantau masih berada pada level di atas Rp15.200 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Jumat 30 September 2022.


BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

12 jam lalu

BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

Tujuan penerbitan ini oleh BI hingga OJK adalah mengawal proses reformasi referensi suku bunga rupiah.


Utang Pemerintah Naik, Kini Tembus Rp 7.236,61 Triliun

1 hari lalu

Utang Pemerintah Naik, Kini Tembus Rp 7.236,61 Triliun

Utang pemerintah hingga posisi akhir Agustus 2022 telah sebesar Rp 7.236,61 triliun. Angka itu naik sekitar 1,01 persen atau Rp 73,49 triliun dari posisi Juli 2022 sebesar Rp 7.163,12 triliun.


Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

2 hari lalu

Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

Stafsus Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah mengambil sikap mengurangi penarikan utang baru untuk membiayai APBN.


Kian Melemah, Rupiah Diperkirakan Bakal Tembus Rp 15.400 Per Dolar AS

2 hari lalu

Kian Melemah, Rupiah Diperkirakan Bakal Tembus Rp 15.400 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kian tertekan pada perdagangan hari ini, Rabu, 28 September 2022.


Pemerintah Kantongi Rp 10,75 Triliun dari Lelang SUN Kemarin

2 hari lalu

Pemerintah Kantongi Rp 10,75 Triliun dari Lelang SUN Kemarin

Pemerintah kembali melaksanakan lelang SUN pada 27 September 2022 untuk tujuh seri, satu seri baru dan sisanya seri hasil pembukaan kembali.


Ancaman Resesi 2023, Indef Soroti Kebijakan Subdisi BBM

3 hari lalu

Ancaman Resesi 2023, Indef Soroti Kebijakan Subdisi BBM

Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia berpotensi menimbulkan resesi global.


Ancaman Resesi Global 2023, Ekonom: Perekonomian Indonesia Masih Cukup Sehat

3 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Ekonom: Perekonomian Indonesia Masih Cukup Sehat

Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia berpotensi menimbulkan resesi global.


Luhut Sebut Indonesia Harus Siap-siap Terkena Dampak 'Perfect Storm'

3 hari lalu

Luhut Sebut Indonesia Harus Siap-siap Terkena Dampak 'Perfect Storm'

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia saat ini telah menjadi salah satu negara dengan ekonomi yang kuat di dunia.


Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

3 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid menjelaskan ancaman resesi global tahun depan akan berdampak terhadap sektor keuangan.