Terkini Bisnis: Citigroup soal Divestasi Bisnis di RI, Sri Mulyani Respons Utang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Logo Citigroup. topnews.in

    Logo Citigroup. topnews.in

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Ahad siang, 24 Oktober 2021 dimulai dari progress proses penjualan bisnis consumer banking Citigroup di Indonesia.

    Berikutnya ada berita tentang dampak bila utang di pinjol tak dibayar dan hasil tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta bisa keluar dalam 3 jam. Lalu ada tanggapan Sri Mulyani soal makin banyak orang bicara soal utang pemerintah dan deretan fakta Pelita Air bakal gantikan Garuda Indonesia.

    Kelima berita tersebut terpantau paling banyak diakses oleh pembaca kanal Bisnis Tempo.co. Berikut ringkasan dari lima berita trending itu.

    1. Citigroup Bakal Tutup Bisnis di 5 Negara di Asia Pekan Depan, Indonesia Termasuk

    Country Head of Corporate Affairs Citibank Indonesia, Puni A. Anjungsari, menegaskan, saat ini proses penjualan bisnis consumer banking Citigroup di Indonesia masih berjalan.

    "Kami senantiasa berupaya untuk memberikan hasil yang terbaik bagi karyawan, klien, dan pemegang saham kami di seluruh negara dimana kami melakukan penjualan bisnis consumer banking," ujar Puni kepada Tempo, Ahad petang, 24 Oktober 2021.

    Pernyataan Puni tersebut menanggapi informasi terkait DBS Group Holdings Ltd. dan Standard Chartered Plc yang dikabarkan tertarik membeli bisnis retail milik Citigroup Inc. di Asia.

    Simak lebih jauh tentang Citi di sini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)