PT KAI Kembali Buka Rute Kereta Api Barang Gresik - Jakarta

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas melakukan perawatan dan pemeliharaan lokomotif di Depo Cipinang, Jakarta, Kamis, 29 April 2021. Pada masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 2021, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meningkatkan perawatan dan pemeliharan lokomotif yang nantinya kemungkinan akan di operasikan untuk kereta pengiriman barang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas melakukan perawatan dan pemeliharaan lokomotif di Depo Cipinang, Jakarta, Kamis, 29 April 2021. Pada masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 2021, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meningkatkan perawatan dan pemeliharan lokomotif yang nantinya kemungkinan akan di operasikan untuk kereta pengiriman barang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI Daop 8 Surabaya kembali membuka rute perjalanan kereta api barang dari Stasiun Indro Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menuju Stasiun Pasoso, Jakarta, yang beberapa tahun sempat berhenti.

    Direktur Niaga PT KAI, Dadan Rudiansyah di Gresik, Jumat, 15 Oktober 2021, mengatakan pembukaan rute KA barang ini sebagai upaya meningkatkan angkutan barang di Jawa Timur.

    Angkutan Barang Petikemas Relasi Stasiun Indro ke Stasiun Pasoso Jakarta diberi nama INDOPRIUK CARGO yang diambil dari Relasi dan jenis angkutannya, katanya.

    "Kami informasikan bahwa angkutan barang ini sudah melalui uji coba operasi mulai dari tanggal 11 Oktober 2021 dan akan menempuh perjalanan kurang lebih 797.9 Km dengan waktu tempuh sekitar 14 jam," terang Dadan Rudiansyah, dikutip dari Antara, 15 Oktober 2021.

    Rangkaian kereta api barang ini sebanyak 30 gerbong datar bermuatan multikomoditi dengan berat 1200 ton.

    Dadan mengatakan, peluncuran angkutan barang ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama angkutan barang antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan PT Damar Alam Selaras (DAS).

    "Peluncuran sore hari ini juga merupakan kebangkitan kembali angkutan barang yang pernah beroperasi dengan keberangkatan dari Stasiun Indro beberapa tahun yang lalu yang sempat berhenti," katanya.

    Ia menargetkan, angkutan barang ini untuk tiga bulan pertama diharapkan bisa mengangkut 650 teus dan kemudian mengangkut 750 teus.

    "Menimbang bahwa Gresik ini merupakan kota industri yang mempunyai potensi angkutan barang yang bagus, sehingga harapan angkutan ke depannya bisa minimum mencapai 1550 teus per bulan," katanya.

    Sementara itu, secara umum sampai Oktober 2021, PT KAI Daop 8 telah menggangkut 1.717.074 ton barang dan melakukan pengiriman ke Jakarta, Bandung dan kota besar lainnya.

    Jenis angkutan barang yang saat ini dilayani PT KAI di antaranya angkutan BBM, semen, kontainer/peti kemas, retail yang dilayani di Stasiun Kalimas, Benteng, Pasarturi, Malang, dan Surabaya Kota.

    Baca juga: Hadir KA Airlangga Rute Pasar Turi-Pasar Senen, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)