Setelah Porang, Jokowi Minta Tren Ekspor Sarang Burung Walet Digencarkan

Reporter

Ilustrasi Sarang burung walet. Pixabay/tecoindo

TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 hampir melumpuhkan seluruh sektor ekonomi. Namun, kondisi tersebut tak dapat menepis kepopuleran serta laju ekspor sarang burung walet di Indonesia. Komoditas dari air liur burung walet tersebut tetap ramai diminati konsumen dari mancanegara, termasuk Hong Kong dan Cina.

Melihat peluang ini, Presiden Jokowi memberi sinyal kepada Menteri Pertanian untuk meningkatkan produksi komoditi sarang burung walet. Sebelumnya Presiden juga meminta produksi porang untuk digenjot.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, saat ini pemerintah juga mulai mengembangkan komoditi sarang burung walet di samping porang, saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Madiun Jawa Timur, Kamis 19 Agustus 2021. "Ada dua pilihan Pak Presiden untuk didorong maksimal, antara lain adalah komoditi porang dan yang kedua sarang burung walet," katanya.

Tren ekspor Sarang Burung Walet (SBW) menunjukan peningkatan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pasar ekspor komoditi satu ini juga cukup menjanjikan. Hingga November 2020, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia telah mengekspor sarang burung walet ke sejumlah negara dengan ekspor terbesar ke Hong Kong, Cina, Singapura, Vietnam, dan Amerika Serikat. Selain Indonesia, eksportir terbesar sarang burung juga dilakukan oleh negera jiran, Malaysia dan Thailand.

Mengutip dari data Badan karantina Pertanian jumlah ekspor sarang burung walet pada tahun lalu 2020 sebanyak 1.155 ton dengan nilai Rp28,9 triliun. Angka ini naik dari capaian tahun sebelumnya di 2019 dengan jumlah 1.131 ton atau senilai Rp28,3 triliun.

 

Dengan potensi bisnis dan ekspor komoditas ini, masih banyak persoalan yang dialami penggiat sarang burung walet, mulai dari bagaimana menjaga produksi sarang burung walet stabil, apalagi soal teknologi pengolahan. Hal tersebut butuh dukungan dari pemerintah.

 

Budidaya sarang burung walet bukanlah hal baru di Tanah Air. Komoditas ini sudah ada sejak puluhan tahun silam dikembangkan di beberapa daerah. Terutama untuk burung walet sarang putih (Collocalia fuciphaga). Awalnya, kegiatan usaha komoditas ini dilakukan oleh penduduk yang tinggal di sepanjang pantai utara Jawa, setelah mengetahui bahwa ternyata di rumah-rumah tua di sana banyak bersarang burung walet, dan seringkali bersarang bersama burung seriti.

 

RAUDATUL ADAWIYAH NASUTION

Baca: Tips Budidaya Sarang Burung Walet Rumahan

 






Terpopuler Bisnis: 200 Ribu Ton Beras Impor Segera Masuk RI, Elon Musk Teratas di Daftar Orang Terkaya

1 jam lalu

Terpopuler Bisnis: 200 Ribu Ton Beras Impor Segera Masuk RI, Elon Musk Teratas di Daftar Orang Terkaya

Berita terpopuler bisnis pada Selasa, 6 Desember 2022, dimulai dari 200 ribu ton beras impor akan masuk untuk mengamankan cadangan beras pemerintah.


Langkahi Kakak-kakak Erina yang Belum Menikah, Kaesang Pangarep Wajib Lakukan Hal Ini

9 jam lalu

Langkahi Kakak-kakak Erina yang Belum Menikah, Kaesang Pangarep Wajib Lakukan Hal Ini

Sesuai adat Jawa, Kaesang Pangarep wajib melalui satu tradisi yakni memberikan barang sebagai simbol ke kakak-kakak Erina Gudono karena belum menikah.


Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

9 jam lalu

Mentan: Bukan Masalah Impor Beras atau Tidak, Tapi Kenapa Harga Naik

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengaku selama ini tak pernah mempermasalahkan apakah pemerintah mengambil kebijakan impor beras atau tidak.


Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

10 jam lalu

Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

"Presiden Joe Biden berkomitmen membantu meningkatkan transportasi rendah emisi di Indonesia," kata Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia.


Inilah Sejarah Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

12 jam lalu

Inilah Sejarah Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Sejarah pembangunan Pura Mangkunegaran, lokasi pernikahan Kaesang-Erina, erat kaitannya dengan berdirinya Kadipaten Mangkunegaran.


Terkini Bisnis: Jokowi Ingatkan Soal HItungan Beras, Erick Thohir Blacklist Pejabat BUMN Bermasalah

13 jam lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Ingatkan Soal HItungan Beras, Erick Thohir Blacklist Pejabat BUMN Bermasalah

Berita terkini bisnis hingga petang ini dimulai dari permintaan Jokowi ke seluruh jajarannya agar benar-benar menghitung stok dan kebutuhan beras.


Jokowi Wanti-wanti Soal Hitungan Soal Beras: Jangan Sampai Keliru, Tidak Ada Cadangan ...

14 jam lalu

Jokowi Wanti-wanti Soal Hitungan Soal Beras: Jangan Sampai Keliru, Tidak Ada Cadangan ...

Jokowi meminta ke seluruh jajarannya untuk memastikan kebutuhan pasokan beras nasional tercukupi, terutama dalam menghadapi ancaman krisis pangan.


Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

14 jam lalu

Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

Airlangga Hartarto memastikan pemerintah Indonesia akan menindaklanjuti komitmen pendanaan JETP dan proyek infrastruktur infrastruktur hasil KTT G20.


Deretan Pejabat yang akan Hadir dan Terlibat dalam Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

14 jam lalu

Deretan Pejabat yang akan Hadir dan Terlibat dalam Pernikahan Kaesang Pangarep - Erina Gudono

Sedikitnya ada tiga pejabat negara yang akan hadir dan terlibat langsung dalam akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.


Pesta Ngunduh Mantu, Kaesang Pangarep Bakal Bagikan Produk Usahanya Gratis ke Warga Solo

15 jam lalu

Pesta Ngunduh Mantu, Kaesang Pangarep Bakal Bagikan Produk Usahanya Gratis ke Warga Solo

Kaesang Pangarep juga mengajak para pelaku UMKM binaannya untuk ikut menampilkan produk andalannya saat acara Ngunduh Mantu.